Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Ilustrasi pelayanan kesehatan/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dari total 30 pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang ada di Gunungkidul, masih ada delapan unit di antaranya yang belum terakreditasi. Kualitas sumber daya manusia (SDM) serta sarana dan prasarana pendukung di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) dinilai menjadi kendala terbesar dalam meningkatkan akreditasi.
Sekretaris Dinas Kesehatan Gunungkidul Priyanta Madya Satmaka mengatakan saat ini setidaknya masih ada delapan puskesmas yang belum terakreditasi. Ada beberapa hal yang dinilai dalam upaya mendapatkan akreditasi.
Pertama manajemen puskesmas terkait dengan pengelolaan dokumen serta perencanaan dan pelaksanaan. Kedua terkait dengan upaya kesehatan perorangan, pemenuhan kompetensi SDM, izin praktik semua tenaga kesehatan serta standar pelayanan. “Penilaian juga menyasar tentang upaya pembinaan kesehatan di masyarakat, kegiatan posyandu serta fasilitas pendukung, baik alat maupun gedung,” ucap dia, Senin (2/7/2018).
Akreditasi dilakukan selama tiga tahun sekali. Untuk tahun ini, ditargetkan delapan puskesmas bisa terakreditasi. Priyanta berharap akreditasi menjadikan puskesmas lebih dipercaya masyarakat mengingat layanan kesehatan di tingkat dasar itu masih mendapat stigma negatif, terutama dari kualitas layanan kesehatan yang diberikan.
Staf Mutu Pelayanan Kesehatan Dinkes Gunungkidul Anjarwati mengungkapkan delapan puskesmas yang akan diakreditasi tahun ini yakni Semanu 2, Tepus 2, Ponjong 2, Gedangsari 1, Playen 2, Nglipar 2, Saptosari dan Girisubo.
Dia memaparkan beberapa hal yang perlu dibenahi di beberapa puskesmas yang belum terakreditasi itu berupa jalur pegangan tangan untuk pasien. “Toilet juga perlu diperhatikan. Pintu toilet seharusnya membuka ke luar, tidak ke dalam. Beberapa pintu toilet di delapan puskesmas itu perlu dibongkar,” kata dia.
Anjarwati mengatakan akreditasi ada beberapa tingkatan, mulai dari dasar, madya, utama dan tertinggi paripurna. Saat ini, tercatat satu puskesmas masuk tahap dasar, 15 madya dan utama ada enam unit puskesmas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Asisten pelatih PSBS Biak Kahudi Wahyu menyebut Luquinhas sebagai pemain cerdas dan cocok untuk PSS Sleman di tengah rumor transfer.
Duta Hino Yogyakarta (PT Duta Cemerlang Motors) melakukan peresmian outlet atau cabang 3S
Cuaca panas bisa memengaruhi baterai mobil listrik. Simak 6 cara menjaga baterai EV tetap awet dan efisien saat suhu ekstrem.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.