Wah, Tembok-Tembok di Dusun Kepek Penuh Mural Batik

Herlambang Jati Kusumo
Herlambang Jati Kusumo Rabu, 04 Juli 2018 15:20 WIB
Wah, Tembok-Tembok di Dusun Kepek Penuh Mural Batik

Seniman menggambar di salah satu titik tembok,di Dusun Kepek 1, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul, Rabu (4/7/2018)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Seniman lokal asal Dusun Kepek 1, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul mengenalkan batik di masyarakat melalui seni mural. Mereka menggambar mural di tembok-tembok menuju jalan masuk desa.

Seniman asal Kepek 1, Guntur mengatakan mulai mengenalkan batik ke masyarakat pada 2010. Ia berkeinginan agar batik dapat terus dikenal masyarkat, yang dimulai dari lingkungan rumahnya.

“Kegiatan mural dengan rekan-rekan seniman dari Gunungkidul, dan Kota Jogja ini mencoba mengenalkan batik, agar dapat lebih mudah dikenal masyarakat. Dengan tema digital teknologi dan batik, teman-teman [seniman] menuangkan idenya,” ujarnya Rabu (4/7/2018).

Ia mengatakan seniman-seniman dibebaskan berkarya sesuai ide dan kreativitas masing-masing, dengan tetap mengandung unsur batik. “Setiap seniman biasanya punya karakter sendiri,” ucapnya.

Ke depan, kata dia, Dusun Kepek 1 akan ditata menjadi kampung batik, dimana setiap rumah akan digambar dengan motif batik dan membuka gerai penjualan batik dimina sifatnya kolektif.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online