Pertama Kalinya setelah 8 Tahun, Dusun di Kulonprogo Ini Mengalami Kekeringan

Beny Prasetya
Beny Prasetya Kamis, 05 Juli 2018 07:17 WIB
Pertama Kalinya setelah 8 Tahun, Dusun di Kulonprogo Ini Mengalami Kekeringan

Warga Dusun Ngrandu, Salamrejo, Sentolo menerima air dari Bantuan PLN DIY yang diserahkan melalui Pemerintahan Kabupaten Kulonprogo, Rabu (4/7/2018). /Harian Jogja-Beny Prasetya

Harianjogja.com, KULONPROGO -- Warga Dusun Ngrandu, Ndisil dan sebagian Dusun Semen Desa Salamrejo Sentolo menerima bantuan air bersih sebanyak 150 tangki, Rabu (4/7/2018). Dengan diberikan 150 tangki itu, Warga tiga dusun yang berjumlah 181 Kepala Keluarga (KK) itu dapat tetap mendapatkan suplai air di kemarau ini.

Dalam kurun waktu delapan tahun ini, ketiga dusun itu baru mengalami kekeringan di 2018. Biasanya ketiga dusun itu dapat mengandalkan mata air setempat.

Menurut Kepala Dusun Ngrandu, Sumarno, biasanya mata air yang berada di bawah bukit karst itu terus keluar kendati tengah memasuki kemarau. Tidak hanya itu, seluruh peralatan penyedot air hingga ke tank miliki warga juga dipastikan berfungsi secara normal.

"Dari delapan tahun kami menggunakan tangki penampung air, baru kali ini mata air mengalami kekeringan," katanya.

Saat ditanya apakah matinya sumber air itu terjadi lantaran pengeringan saluran irigasi induk Kalibawang, pihaknya tidak juga memastikan. Tetapi akibat pengeringan itu, sawah di Salamrejo mengalami gagal panen.

"Saya tidak mengerti ada kaitannya tidak, tetapi setelah ditutup baru ini mata air kering," katanya.

Sementara Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kulonprogo, Ariadi menjelaskan 150 tangki tersebut merupakan bantuan dari PLN DIY. Bantuan tersebut diberikan ke warga tiga dusun itu melalui Pemerintahan Kabupaten Kulonprogo.

"Tenaganya dari Tagana, Dinas Sosial, dan BPBD Kulonprogo, dan masih banyak desa yang membutuhkan dan sedang kami assesmen," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online