BP Tapera Tebar Rp8,83 Triliun Buat Pejuang KPR, Ini Realisasinya
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Ilustrasi PPDB./JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN-Hasil dari pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jenjang TK, SD dan SMP diumumkan pada Sabtu (7/7/2018). Dinas Pendidikan Sleman juga dari pihak sekolah menganggap pelaksanaan PPDB tahun ini tergolong lancar. Sistem zonasi yang diterapkan baru bisa dilihat di tahun ke tiga atau pada tahun depan.
Kepala Dinas Pendidikan Sleman Sri Wantini mengatakan, pada pelaksanaan PPDB tahun ini tidak ada kendala yang berarti. Tahun ini untuk jenjang SMP, PPDB dilakukan dengan sistem real time online. Namun menurut Sri Wantini, tidak ada gangguan teknis terkait penggunaan sistem pendaftaran melalui online.
"Kami sudah siapkan juga ada satu petugas dari Telkom dalam mengatasi permasalahan teknis," jelasnya pada Harianjogja.com, Jumat (6/7/2018).
Ia mengatakan, pada pelaksanaan PPDB tahun ini di awal pendaftaran saja banyak sekolah yang sudah terpenuhi kuotanya. "Sampai kemarin [Kamis, 5/7/2018] hanya ada dua yaitu SMP 3 Prambanan dan SMP 4 Prambanan yang kuotanya masih belum terpenuhi, sisanya sudah terpenuhi semua," ungkap Sri Wantini.
Pelaksanaan PPDB tahun ini menggunakan sistem zonasi. Tujuan diadakan sistem zonasi tersebut menurut Sri Wantini yaitu untuk pemerataan mutu pendidikan. "Jadi tidak ada lagi ini sekolah favorit, ini sekolah biasa, nantinya semua sama, siswa yang di zonanya akan merasa memiliki sekolahnya," ujarnya.
Sri Wantini mengatakan, evaluasi terkait efektivitas sistem zonasi ini bisa dilihat di tahun ketiga. "Untuk efektivitas dalam pemerataan mutu kita lihat lulusannya nanti seperti apa kalau untuk yang SMP," katanya.
Wakil Kepala Sekolah SMP 1 Depok yang juga sebagai Ketua Panitia PPDB SMP 1 Depok Maridi mengatakan di SMP 1 Depok hari pertama pendaftaran, kuota sudah langsung terpenuhi. Kuota untuk PPDB di SMP 1 Depok yaitu 192 orang.
"Berbeda dengan tahun lalu, tahun ini hari pertama langsung sudah terpenuhi, sedangkan tahun lalu di hari pertama belum terpenuhi kuota, hal itu karena tahun ini bisa memilih tiga sekolah juga ada pilihan untuk memilih luar zonasinya." kata Maridi.
Menurut Maridi, di SMP 1 Depok ada beberapa peserta yang mencabut berkasnya karena tidak masuk di tiga pilihan sekolah. Setelah hari pertama kuota terpenuhi, nilai yang berada di bawah akan langsung terlempar apabila ada pendaftar baru yang nilainya lebih baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.