Hadapi Pemilu 2019, Gandung Pardiman Malah Bimbang

David Kurniawan
David Kurniawan Senin, 09 Juli 2018 06:10 WIB
Hadapi Pemilu 2019, Gandung Pardiman Malah Bimbang

Gandung Pardiman memberikan sambutan dalam acara curah pendapat di rumahnya di Desa Karangtengah, Imogiri, Sabtu (7/7/2018) lalu./Harian Jogja-David Kurniawan

Harianjogja.com, BANTUL -- Mundurnya Titiek Soeharto dari Golkar berdampak panjang di internal Partai Golkar, khususnya di daerah pemilihan DIY. Ini lantaran, Gandung Pardiman yang awalnya mantap maju sebagai calon anggota DPD RI mulai berpikir ulang untuk mengisi celah yang ditinggalkan Mbak Titiek dan maju sebagai calon anggota DPR periode 2019-2024.

Kebimbangan mantan anggota DPR periode 2009-2014 terlihat saat ia menggelar acara curah pendapat yang dilaksanakan di rumahnya, Desa Karangtengah, Imogiri, Sabtu (7/7/2018). Di dalam acara ini, Gandung meminta saran dan pendapat daripara kader, simpatisan maupun sukarelawan Golkar, apakah dia akan maju sebagai calon DPR atau DPD.

Gandung mengatakan sebelum hekangnya Titiek ke Partai Berkarya, dia sudah menyusun rencana dari Golkar DIY ada satu anggota DPR dan DPD. Oleh karena itu, ia memberanikan diri mencalonkan sebagai anggota DPD, sedang untuk urusan DPR diserahkan ke Mbak Titiek selaku petahana.

“Saya yakin dengan komposisi ini maka dapat meraih satu kursi DPR dan satu kursi DPD. Hal ini tidak lepas dari perolehan suara Golkar di Pemilu 2014 yang tembus 200.000 dukungan,” katanya kepada wartawan, Sabtu kemarin.

Namun, keluarnya Titiek Soeharto dari Golkar membuat rencana yang disusun berantakan. Ia mengakui sedang berpikir ulang apakah terus maju melalui jalur DPD atau berbalik arah mencalonkan menjadi anggota DPR.

“Itulah kenapa saya menggelar pertemuan dengan kader dan simpatisan dengan tujuan meminta saran dan masukan terkait pilihan apakah maju sebagai calon DPD atau DPR,” kata Gandung.
Curah pendapat yang diselenggarakan Gandung tidak hanya mengumpulkan sukarelawan tetapi juga melalui pesan media sosial hingga jejaring telekomunikasi.

“Sudah ada 8.693 orang yang memberikan komentar dan hasilnya 81 persen ingin agar saya maju kembali sebagai calon anggota DPR, sedang sisanya tetap menginginkan maju dari jalur DPD,” jelasnya.

Meski hasil poling dan curah pendapat banyak mendukung untuk maju sebagai calon DPR, tetapi Gandung mengaku belum bisa memberikan keputusan pasti. “Saya harus berpikir matang. Nanti dalam dua atau tiga hari akan saya umumkan sikap politik apakah tetap di DPD atau menjadi calon DPR,” jelasnya.

Disinggung tentang pengumpulan dukungan sebagai syarat maju DPD yang telah diserahkan ke KPU DIY, Gandung tidak mempermasalahkan hal tersebut. “Kalau tidak melengkapi syarat yang lain, otomatis akan gugur. Tapi untuk kepastian maju, saya akan berpikir terlebih dahulu,” katanya.

Sekretaris DPD Golkar DIY Agus Subagyo mengatakan pihaknya meminta kepada Gandung untuk maju sebagai calon DPR. Selain peluang lebih besar, kehadiran kembali Gandung di Golkar juga bisa mendongkrak raihan suara partai di Pemilu 2019.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online