Peridot Klaten Kembali ke Akar Kopi Setelah Hampir 12 Tahun Berjalan
Hampir 12 tahun Peridot Coffee and Eatery Klaten bertahan mengikuti perubahan tren kopi, dari mesin espresso hingga konsep slowbar.
Ilustrasi Pemda DIY./Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah
Harianjogja.com, JOGJA-Dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Pemda DIY untuk Jogja belum turun. Padahal dana yang dikelola Pemkot itu salah satunya untuk fasilitasi dan jejaring ekonomi keluarga miskin dan rumah tangga sasaran penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH).
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jogja Bejo Suwarno mengakui jika dana tersebut belum bisa dicairkan untuk bantuan keluarga miskin PKH. BKK dari Pemda DIY tersebut diberikan kepada 49 penerima sasaran fasilitasi dan jejaring ekonomi keluarga miskin dan penerima PKH.
"Kami masih menunggu pencairan dana dari provinsi karena itu dana bantuan dari provinsi,” kata Bejo, Jumat (10/8/2018).
Rencananya besaran dana BKK DIY bagi setiap keluarga penerima sasaran mendapatkan dana senilai Rp2,3 juta. Meski dana tersebut belum turun, Dinas tidak akan mengirimkan surat ke Pemda DIY terkait dana tersebut. Dinas akan menunggu penyaluran dananya dengan alasan masih ada cukup waktu untuk melaksanakan kegiatan fasilitasi dan jejaring ekonomi keluarga miskin dan PKH.
“Kalau dana turun kan tinggal menyalurkan ke penerima. Apalagi dana itu juga sifatnya membantu kesejahteraan keluarga miskin dan PKH,” jelasnya.
Meski sifatnya hanya dana bantuan namun penggunaan dana BKK tetap dikontrol. Menurut Bejo, pengawas penggunaan dana BKK tersebut Dia menyampaikan ada pendamping petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan yang mengontrol penggunana bantuan PKH.
Terpisah Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jogja Edy Muhammad menyebut total pagu BKK DIY pada 2018 ini sebesar Rp521 juta. Selain untuk fasilitasi jejaring ekonomi keluarga miskin, dana BKK rencananya untuk pembangunan jamban ke 40 penerima sasaran senilai Rp 5 juta perpenerima. Dana itu juga digunakan untuk kegiatan padat karya cor blok jalan di Kelurahan Bener dan Pandeyan yang melibatkan 40 warga miskin setempat.
“Sampai triwulan kedua ini belum ada realisasi keuangan BKK karena masih dalam proses pencairan,” kata Edy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hampir 12 tahun Peridot Coffee and Eatery Klaten bertahan mengikuti perubahan tren kopi, dari mesin espresso hingga konsep slowbar.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 27 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.