Kasus Kekerasan Anak di Gunungkidul Capai 50 hingga Juli
Kasus kekerasan anak di Gunungkidul mencapai 50 kasus hingga Juli 2026. Dinas Sosial P3A memperkuat upaya pencegahan di masyarakat dan sekolah.
Peserta ujian computer Assisted Test (CAT) calon pegawai negeri sipil (CPNS) mendengarkan arahan petugas sebelum melaksanakan ujian di Graha Soloraya kantor Bakorwil II Gladak, Solo, Kamis (16/10)./Solopos-Ardiansyah Indra Kumala
Harianjogja.com, BANTUL--Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bantul memastikan ada rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) di tahun ini. Namun, kepastian waktu pelaksanaan masih menunggu kebijakan dari Pemerintah Pusat.
Kepala BKPP Bantul Danu Suswaryanta mengatakan dua pekan lalu dinas sudah berkomunikasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Hanya, koordinasi tersebut belum memberikan kepastian karena Pemerintah Pusat masih mengkaji.
“Kami diminta untuk menunggu. Yang jelas, untuk tahun ini akan ada rekrutmen, tapi untuk waktunya masih belum ditentukan,” katanya kepada wartawan akhir pekan lalu.
Menurut dia, salah satu kajian yang dilakukan adalah sinkronisasi dengan Kementerian Keuangan. Tujuannya untuk memastikan berapa anggaran yang dibutuhkan untuk membayar pegawai yang baru. “Ya kami tunggu saja. Yang jelas, nanti kalau ada rekrutmen pasti akan kami umumkan secara terbuka,” ujar dia.
Lebih jauh dikatakan Danu, dalam rencana rekrutmen CPNS, BKPP sudah mengajukan 2.643 formasi. Jumlah ini disesuaikan dengan kekurangan pegawai di lingkup Pemkab Bantul. Meski telah mengajukan, ia mengaku tidak yakin seluruh pengajuan dapat disetujui.
Menurut dia, ada beberapa persoalan yang menjadi hambatan. Pertama, jumlah formasi diberikan sesuai dengan kemampuan anggaran yang dimiliki. Selain itu, keyakinan ini juga berkaca pada rekrutmen CPNS di tahun-tahun sebelumnya.
“Berapa pun akan kami terima. Yang jelas, sudah ada kata kunci dari Pusat jika formasi yang diberikan disesuaikan dengan jumlah PNS yang pensiun setiap tahun. Jadi kalau melihat ini, kemungkinan formasi yang diberikan hanya di kisaran 450 pegawai baru,” ujar Danu.
Untuk rekrutmen CPNS tahun ini juga hampir sama dengan penyelenggaraan tahun lalu, pemenuhan pegawai difokuskan untuk guru dan tenaga kesehatan. “Dua bidang ini yang akan banyak menerima CPNS baru,” jelas dia.
Salah seorang warga Bantul, Joko Prayitno mengaku sudah banyak beredar kabar terkait dengan rekrutmen CPNS di tahun ini. Ia berharap segara ada kepastian waktu pelaksanaan dan jumlah pegawai yang dibutuhkan. “Ini penting agar masyarakat terhindar dari praktik penipuan dengan modus rekrutmen CPNS. Jadi kalau memang benar ada, maka segera diumumkan,” kata Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kekerasan anak di Gunungkidul mencapai 50 kasus hingga Juli 2026. Dinas Sosial P3A memperkuat upaya pencegahan di masyarakat dan sekolah.
Jepang resmi mengubah sistem tax free mulai 1 November 2026. Wisatawan asing wajib membayar pajak saat belanja dan mengajukan refund saat meninggalkan Jepang.
Film The Odyssey karya Christopher Nolan menembus 1,06 juta penonton di Indonesia hanya dalam sepekan. Film epik mitologi Yunani ini masih memimpin box office n
Kebakaran lahan melanda dua kalurahan di Imogiri, Bantul. Delapan titik api menghanguskan sekitar delapan hektare lahan perbukitan dan memicu operasi pemadaman
Kaspersky mengingatkan pentingnya melakukan putus digital setelah hubungan berakhir. Simak langkah-langkah melindungi akun, data pribadi, dan privasi dari akses
Timnas Indonesia vs Kamboja: Kemenangan bawa Garuda naik ke peringkat 117 FIFA dan jaga asa lolos semifinal Piala AFF 2026.