Pelampiasan karena sering Dimarahi Orang Tua, Alasan Pelajar Lempar Batu di Bantul

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Sabtu, 18 Agustus 2018 18:17 WIB
Pelampiasan karena sering Dimarahi Orang Tua, Alasan Pelajar Lempar Batu di Bantul

Ilustrasi./Antara

Harianjogja.com, BANTUL- Dua pelajar di Bantul ditangkap aparat Polsek Kasihan Bantul karena melempar batu ke mobil saat melintas di jalan raya.

Kedua tersangka masing-masing berinisial LN, 16, warga Tamantirto, Kasihan, dan AP, 18, warga Ngestiharjo, Kasihan, Bantul.

Kapolsek Kasihan AKP Yohanes Tarwoco Nugroho, Sabtu (18/8/2018) mengatakan aksi kedua tersangka sangat membahayakan para pengguna jalan di malam hari.

Pihaknya sampai saat ini masih mendalami motif kedua tersangka melakukan aksi yang membahayakan tersebut. "Pengakuan sementara tersangka melakukan aksinya karena mencari pelampiasan. Ngakunya karena sering dimarahi orang tua," kata dia.

Hasil pemeriksaan LN mengaku melakukan pelemparan kaca mobil sebanyak 17 kali, sementara AP melakukan pelemparan sebanyak 11 kali

Aksi membahayakan yang dilakukan LN dan AP mengingatkan kejadian Januari lalu di wilayah Godean, Sleman. Aksi lempar batu ke mobil yang sedang melaju di Godean mengakibatkan korban meninggal dunia. Korbannya adalah almarhum Taufik Hidayat, warga Sidoarum, Godean.

Korban meninggal dunia setelah terluka terkena lemparan batu saat mengemudi Toyota Camry di Jalan Sembuh Kidul, Sidomulyo, Godean. Kedua pelaku dalam kejadian tersebut, yakni AS,19, warga Kotagede Jogja, dan ARS, 19, Warga Mantrijeron Jogja.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online