Rambu-Rambu Lalu Lintas di Gunungkidul Dirusak Oknum Tak Bertanggung Jawab

Jalu Rahman Dewantara
Jalu Rahman Dewantara Jum'at, 14 September 2018 10:17 WIB
Rambu-Rambu Lalu Lintas di Gunungkidul Dirusak Oknum Tak Bertanggung Jawab

Petugas Dishub Gunungkidul saat membersihkan rambu-rambu lalu lintas yang kotor di kota Wonosari, Gunungkidul, Kamis (13/9/2018)./Harian Jgja-Jalu Rahman Dewantara

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul menyayangkan masih adanya orang yang mengotori rambu-rambu lalu lintas serta petunjuk jalan di Gunungkidul. Ulah tangan-tangan jahil itu dinilai berdampak buruk bagi masyarakat lain.

Kasi Pengendali dan Operasi, Dishub Gunungkidul Bayu Aji mengatakan, pihaknya masih menemukan adanya rambu lalu lintas dan petunjuk jalan dengan kondisi memprihatinkan. "Ada yang tertutup coretan vandalisme dan ditempeli kertas iklan," ucapnya kepada Harianjogja.com, Kamis (13/9/2018).

Bayu mengungkapkan, rambu serta petunjuk jalan yang kotor dan bahkan rusak, ia temui di sejumlah sudut wilayah Gunungkidul. Menurutnya beberapa titik rambu dan petunjuk jalan terutama yang berada di kawasan sepi, rawan menjadi sasaran oknum nakal.

Dia menjelaskan dampak buruk dengan tertutupnya rambu serta petunjuk jalan bisa membingungkan masyarakat, khususnya yang masih asing dengan wilayah Gunungkidul. Bahkan lanjutnya ini bisa jadi penyebab kecelakaan lalu lintas.

Atas hal itu, Dishub Gunungkidul rutin melakukan pembersihan rambu dan petunjuk jalan yang kotor. Seperti yang dilangsungkan di sejumlah ruas jalan Kota Wonosari dan kawasan Terminal Semin, pada Kamis (13/9/2018) pagi.

"Khusus hari ini [Kamis] karena untuk memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) kami terjunkan 46 personel yang dibagi untuk membersihkan rambu dan petunjuk jalan di kawasan Kota Wonosari dan Terminal Semin," jelasnya. Sementara di hari-hari biasa personel yang turun sebanyak 17 orang.

Dia menjelaskan fokus pembersihan rambu yang kotor ini di antaranya yakni pembersihan ranting yang menutupi rambu dan fasilitas jalan, pelepasan banner iklan yang menempel, dan menghapus coretan dari hasil vandalisme.

Kerjasama dengan kepolisian juga dilakukan guna menindak oknum nakal jika kedapatan melakukan perbuatan merusak rambu dan petunjuk jalan. "Ya kami tidak segan-segan membawa pelaku yang ketahuan jika sampai merusak, karena itu kan fasilitas publik," tegasnya.

Kepala Dishub Gunungkidul Syarief Armunanto menambahkan, pihaknya siap menerima aduan dari masyarakat jika ditemukan adanya rambu lalu lintas maupun petunjuk jalan yang kotor. Sehingga upaya pembersihan bisa segera dilakukan.

"Ini memang menjadi langkah kami untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ucapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online