Panen Singkong Gunungkidul Capai 22 Ton per Hektare
Panen singkong mulai berlangsung di Gunungkidul dengan produktivitas mencapai 22 ton per hektare. Hasil penjualan gaplek menjadi penopang ekonomi warga di tenga
Warga mengantre untuk mengurus SKCK di ruang pelayanan Satuan Intelkam Polres Bantul, Rabu (19/9/2018)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL--Layanan permohonan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) di Polres Bantul meningkat seiring proses pembukaan rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS). Meski naik signifikan, proses pelayanan diklaim tetap berjalan lancar.
Kepala Sub Bagian Humas Polres Bantul AKP Sulistiyaningsih mengatakan kenaikan permohonan SKCK sudah terjadi sejak Selasa (18/9/2018). Lonjakan itu terjadi tidak lepas dari pembukaan lowongan CPNS dan rekrutmen anggota TNI.
Pendaftaran kedua lowongan disyaratkan adanya berkas SKCK dari kepolisian. Hal ini berdampak pada layanan di Polres Bantul. Menurut dia, jika di hari-hari biasa pemohonan hanya ada 70-100 orang per hari, mulai kemarin melonjak di kisaran 200-260 pemohon per hari. “Kenaikannya lebih dari 100 persen,” kata Sulis, Rabu (19/9/2018).
Meski ada kenaikan, dia memastikan layanan tetap berjalan dengan normal dan tidak ada hambatan. Masyarakat dapat mengakses layanan seperti biasa. “Semua sudah ada aturannya dan standar operasional prosedur [SOP]. Jadi, itu menjadi patokan kami dalam memberikan layanan,” ucap dia.
Salah seorang pemohon SKCK di Polres Bantul, Risna mengatakan proses pencarian surat keterangan ini rencananya digunakan untuk mendaftar CPNS yang mulai dibuka tahun ini. “SKCK menjadi syarat untuk melamar. Jadi, hari ini [kemarin] saya mengurus untuk mendapatkan surat keterangan tersebut,” kata Risna.
Menurut dia, meski ada antrean dalam pelayanan semua masih dalam tahap yang wajar. Hal ini terlihat dari jumlah antrean yang tidak terlalu panjang dan kondisi di ruang pelayanan masih memadai. “Mudah-mudahan segera terbit sehingga saya bisa mengurus proses pendaftaran,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Panen singkong mulai berlangsung di Gunungkidul dengan produktivitas mencapai 22 ton per hektare. Hasil penjualan gaplek menjadi penopang ekonomi warga di tenga
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.