Tes CPNS, Ini Tip dari BKPP Bantul Biar Lolos

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Kamis, 27 September 2018 18:10 WIB
Tes CPNS, Ini Tip dari BKPP Bantul Biar Lolos

Ilustari pendafataran CPNS online./menpan.go.id

Harianjogja.com, BANTUL--Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bantul mengimbau kepada semua pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk lebih mencermati formasi lowongan yang sudah disediakan agar memudahkan dalam seleksi dan diterima. Pelamar harus memilih formasi sampai pada unit terkecil, sebab pada tes CPNS sekarang persaingan ditentukan sampai unit terkecil.

"Misalnya pelamar mendaftar di Dinas Kesehatan, di Puskesmas 1 Bantul di formasi dokter, maka pelamar akan bersaing di Puskesmas 1 Bantul saja, tidak akan dipersaingkan dengan yang mendaftar formasi dokter di Puskesmas 2 Bantul, walaupun jabatannya sama" kata Kepala Bidang Formasi, Pengembangan Pendidikan dan Katihan Pegawai, BKPP Bantul, Triyanto, Kamis (27/9/2018).

Demikian juga untuk lowongan lain seperti guru, harus menentukan sampai nama SD yang ingin dituju. Karena itu, saat mendaftar pelamar harus menunjuk langsung di unit kerja mana ingin ditempatkan. Lowongan tiap unit kerja sudah dicantumkan di kolom pendaftaran. "Makanya kami tekankan kepada calon pelamar untuk pandai-pandai dalam memilih formasi termasuk sampai unit terkecil," kata Triyanto.

Dengan skema tersebut pelamar juga dapat memprediksi mana unit kerja yang sedikit persaingannya dan mana unit kerja yang banyak persaingannya. Menurut Triyanto, dalam format CPNS kali ini Pemerintah Kabupaten Bantul juga berkepentingan supaya lowongan yang disediakan bisa terisi semua atau tidak kosong. Pelamar juga berkepentingan diterima dengan memperhatikan persaingan sampai unit terkecil.

BKPP akan memantau terus jumlah pendaftar selama proses pendaftaran. BKPP juga membuka layanan pengaduan melalui kantor dan media sosial untuk pelamar yang merasa kesulitan mengakses situs pendaftaran CPNS maupun alur pendaftaran.

Triyanto berharap semua formasi yang disediakan dapat terisi semua dalam rekrutmen CPNS tahun ini, termasuk CPNS untuk jalur khusus seperti jalur disabilitas, jalur cumlaude, dan jalur honorer K2.

Total kuota CPNS Bantul yang disediakan sebanyak 565 orang. Dari 565 CPNS, sebanyak 340 di antaranya adalah tenaga kependidikan, 165 tenaga kesehatan, 56 tenaga teknis, dan empat orang jalur khusus katagori 2 (K2).

Dari jumlah tersebut alokasi untuk pelamar cumlaude sarjana sebanyak 16 orang. Sementara disabilitas yang diakomodasi sebanyak lima orang. Kuota disabilitas akan ditempatkan di tenaga administrasi Dinas Kesehatan dan Pranata di Dinas Komunikasi dan Informatika.

Sementara 16 kuota untuk cumlaude sebanyak 75% ditempatkan sebagai guru SD. Sisanya dokter dan perawat.
Triyanto menyatakan khusus untuk kuota jalur cumlaude fomasi yang dituju di unit terkecil haruslah yang formasinya ganda atau tidak boleh tunggal.

"Misalnya di SD A kebetulan lowongan gurunya satu orang maka tidak boleh, tetapi harus yang lowongannya minimal dua orang," jelas Triyanto.

Kepala BKPP Bantul Danu Suswaryanta mengakui dari 565 kuota CPNS Bantul, sebanyak 1% atau lima orang untuk difabel. Pendaftar dari difabel harus melampirkan surat keterangan dokter untuk mengetahui kriteria difabel supaya sesuai dengan penempatannya. "Ini yang masih akan kami koordinasikan dengan provinsi," kata Danu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online