Jadwal Prameks Jogja-Kutoarjo 2026, Jam Sibuk Tiket Ludes
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Wali Kota JOgja, Haryadi Suyuti didampingi Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Purwadi dan Koordinator rangkaian HUT Jogja ke 262, Aman Yuriadijaya (kanan) membunyikan mainan othok othok saat wiwitan dan pengenalan logo HUT Kota Jogja ke 262 di Kawasan Jembatan Kleringan, Jogja, Senin (1/10/2018)./Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA— Pesta perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-262 Kota Jogja resmi dimulai. Wiwitan dipilih sebagai awal dari rangkaian kegiatan peringatan HUT Jogja, digelar di bantaran Kali Code, Senin (1/10/2018) sore.
Selama satu bulan penuh, masyarakat Jogja nantinya akan dihibur dengan beragam festival. Kegiatan untuk meramaikan HUT Jogja tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat. Hal ini sekaligus menjadikan Oktober sebagai bulan promosi wisata.
"Kegiatan HUT ini adalah untuk masyarakat Jogja. Ulang tahun ke-262, diwolak walik tetap sama. Ini berbicara soal perjalanan lebih dari 2,5 abad kota ini," kata Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti sebelum membuka prosesi Wiwitan di Jembatan Amarto, Kleringan, Jogja, Senin.
Menurut dia selama ini perkembangan Kota Jogja berjalan ke arah yang positif dan baik. Ke depan kondisinya juga bisa diteruskan dengan harapan memperbesar partisipasi masyarakat. "Perayaan ini persembahan untuk masyarakat," katanya.
Dalam Wiwitan, panitia sekaligus meluncurkan logo HUT ke-262 Kota Jogja dengan diiringi aneka musik otok-otok bersama para pejabat di lingkungan Pemkot. Wiwitan sendiri diwujudkan dalam bentuk dhahar kembul sego megono.
"Ini momentum yang cukup bagus antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, komunitas dan lainnya," kata Haryadi. Selain Wiwitan, kata Haryadi, pernak-pernik sebagai penanda menyambut ulang tahun Kota Jogja juga dipasang di sejumlah wilayah. Kemeriahan yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat sekaligus menjadi cermin sinergitas yang mampu terjalin dengan baik.
"Di sinilah kekuatan Jogja. Siapa pun yang datang ke Jogja akan disuguhi berbagai pernak-pernik hasil karya masyarakat. Ini juga sebagai tanda jika warga di Jogja sedang memiliki hajat bersama," katanya.
Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi menambahkan berbagai komunitas, termasuk pelaku wisata juga diberikan ruang untuk berekspresi melalui berbagai kegiatan. Di antaranya adalah Jogja Great Sale pada 4-28 Oktober 2018 yang menjadi momentum pengenalan Jogja sebagai destinasi wisata belanja. Selain itu ada enam pusat perbelanjaan yang bakal memberikan program menarik, terdapat 57 hotel, 31 restoran dan enam tempat hiburan yang bergabung.
Di samping itu ada Malioboro Coffee Night. Sedikitnya ada 26.200 gelas kopi yang disediakan secara gratis bagi pengunjung. Momentum itu sekaligus menandakan tumbuh dan berkembangnya kopi nusantara di kota ini.
Adapun puncak peringatan tetap digelar pada 7 Oktober 2018 berupa Wayang Jogja Night Carnival yang berpusat di Tugu Pal Putih Jogja. Karnaval budaya ini merupakan yang ketiga kalinya dan akan selalu digelar secara rutin pada tempat dan waktu yang sama. “Ketika berhasil dihelat hingga lima kali berturut-turut, maka agenda itu akan kami usulkan ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif agar masuk dalam kalender pariwisata nasional.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Sapi kurban Presiden Prabowo asal Gunungkidul habiskan biaya pakan Rp80.000 per hari. Sapi simmental itu berbobot lebih dari 1 ton.
Prabowo menghadiri panen raya jagung nasional, groundbreaking gudang pangan Polri, dan peluncuran 166 SPPG pendukung MBG di Tuban.
BMKG memperingatkan potensi hujan ringan hingga sedang disertai angin kencang di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Minggu.
Prabowo menyebut Program MBG dapat memutar uang hingga Rp10,8 miliar per desa setiap tahun untuk menggerakkan ekonomi rakyat.
Disdik Sleman hanya mengakui enam lomba nasional untuk Jalur Prestasi Khusus SPMB 2026 jenjang SMP.