AirNav Perpanjang Penutupan 3 Bandara Terdampak Letusan Anak Krakatau
AirNav memperpanjang penutupan tiga bandara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Minggu, 6 September 2026.
Ilustrasi jalan tol/Solopos-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, JOGJA- Pemda DIY masih menunggu pemaparan dari Pemerintah Pusat terkait rencana pembangunan tol Kulonprogo-Jogja-Solo. Proyek dengan nilai investasi sebesar Rp22,5 triliun itu diharapkan bisa elevated atau melayang sehingga tidak membutuhkan pembebasan lahan yang lama.
Kepala Dishub DIY Sigit Sapto Raharjo mengatakan, sesuai yang disampaikan Gubernur DIY, bahwa tol di Jogja memang baiknya melayang atau elevated. Perencanaan itu memungkinkan dilakukan di atas sepanjang Selokan Mataram atau Ring Road. "Tetapi itu kan investasi besar tergantung siapa yang membangun saja," ujarnya Senin (15/10/2018).
Dari sisi Dishub, lanjutnya, pihaknya sangat mendukung akan keberadaan tol di Jogja. Karena wilayah DIY saat ini kemacetannya terus bertambah. Sehingga prinsipnya DIY mendukung dan siap memback up proyek tersebut. Tetapi seharusnya elevated karena Jogja-Solo akan melewati kawasan situs cagar budaya seperti Prambanan yang itu tidak boleh dilakukan pengerukan tanah. Keuntungan dengan elevated juga tidak membelah kawasan.
Anggota Unit Manajemen Proyek Tim Percepatan Pelaksanaan Program Pembangunan DIY Rani Sjamsinarsi mengatakan hingga saat ini DIY belum diajak koordinasi lebih lanjut terkait perencanaan pembangunan tol Jogja-Solo.
Saat ini masih tahap kerja sama pemerintah badan usaha (KPBU) oleh pemerintah pusat. Pihaknya menunggu pemaparan dari pemerintah pusat atau pelaksana proyek terkait perencanaan tersebut. "Karena baru tahap KPBU, nanti pasti paparan ke sini, setelah paparan baru bisa kita lihat seperti apa," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
AirNav memperpanjang penutupan tiga bandara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Minggu, 6 September 2026.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Minggu 12 September 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
Pertamina menyiapkan SAF berbasis minyak jelantah di Cilacap. Tantangannya kini memastikan pasokan UCO agar produksi berkelanjutan.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 12 September 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 12 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.