Emas Antam Tembus Rp2,65 Juta/Gram, Ini Daftar Harga Terbaru
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Salah satu lapak tas dan kerajinan di Los Kerajinan di Pasar Beringharjo yang dipadati pengunjung selama libur panjang Lebaran ini, Selasa (19/6)./Harian Jogja-Holy Kartika N.S
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah pedagang di pasar-pasar tradisional yang ada di Kota Jogja bakal mendapat pelatihan untuk memasarkan produknya secara online. Selain untuk meningkatkan kapasitas pedagang, hal itu bertujuan agar mereka juga mampu mengikuti tren jual beli secara daring.
Kepala Seksi Pengembangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jogja Dwinanto Sujatmiko mengatakan bisnis yang dilakukan secara daring tersebut tidak mengganggu aktivitas pedagang pasar tradisional di pasar. Justru, kata dia, dengan menguasai transaksi secara online, dapat menambah pendapatan para pedagang tradisional di pasar.
Dia mengatakan ada sekitar 80 pedagang yang ditargetkan mengikuti pelatihan berjualan secara online. Di antaranya pedagang yang menjual komoditas kerajinan, konveksi, kuliner hingga satwa dan tanaman hias. “Pelatihan yang kami berikan untuk mendukung peningkatan kapasitas mereka agar mampu berjualan secara online. Oktober ini adalah pelatihan pertama yang kami berikan,” katanya, Minggu (21/10).
Sejumlah pedagang pasar yang mengikuti pelatihan tersebut, lanjut dia, seperti pedagang Pasar Beringharjo yang menjual kerajinan dan berbagai produk fesyen, pedagang Pasar Prawirotaman yang menjual aneka kuliner serta pedagang di Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasthy) yang menjual satwa dan tanaman hias.
Pedagang juga diminta memanfaatkan berbagai aplikasi lain untuk mempermudah penjualan secara online. Misalnya aplikasi pesan antar yang dikembangkan oleh perusahaan rintisan macam Gojek dan Grab. “Bisa saja, kuliner yang dijual di Pasar Prawirotaman dimasukkan dalam aplikasi pesan antarmakanan sehingga konsumen tidak perlu lagi repot datang ke pasar,” kata dia.
Disperindag berharap pelatihan tersebut nantinya bisa menyentuh seluruh pedagang di pasar-pasar tradisional. “Untuk tahap awal kami sengaja memilih pedagang yang sekiranya barang dagangan layak dijual secara online,” kata dia.
Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi mengakui jika satu sisi penjualan produk secara konvensional tetap harus dipertahankan. Namun di sisi lain para pedagang pasar juga tidak boleh melupakan perkembangan teknologi. Apalagi saat ini muncul tren berbelanja secara online. “Mereka juga perlu dilatih untuk berjualan secara online untuk menjawab pasar dan meningkatkan pendapatannya,” ujar Heroe.
Menurut dia masih belum banyak pedagang pasar yang beralih ke penjualan online. Kalaupun ada, jumlahnya masih bisa dihitung dengan jari. Pemkot sendiri, katanya, menyiapkan aplikasi nglarisi untuk menjual produk UMKM.
Untuk tahap pertama yang ditawarkan ada tiga komoditi melalui aplikasi tersebut, yakni kuliner dan snack, kerajinan, fesyen, sebelum mengembangkan ke produk lainnya.”Kami berharap aplikasi transaksi jual beli online seperti ini bisa semakin mempermudah para pedagang dan pelaku UMKM untuk memperluas jangkauannya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA Senin 27 Juli 2026 untuk layanan reguler dan Xpress dari Tugu Jogja dan Bandara YIA.
Jadwal lengkap KRL Solo-Jogja hari ini dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB hingga Stasiun Tugu Yogyakarta.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Senin 27 Juli 2026 dengan 15 perjalanan dan tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.