Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Puluhan honorer K2 saat menyampaikan aspirasi di DPRD Bantul, Senin (17/9). /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL-Forum tenaga honorer Bantul akan ikut bagian dalam aksi besar-besaran di Jakarta pada 30 Oktober nanti. Rencananya honorer dari Bantul yang diberangkatkan sebanyak 50 orang dalam satu bus.
"Kami akan ikut karena bagaimanapun ini menjadi perjuangan nasib honorer yang sampai saat ini belum jelas," kata Bendahara Forum Honorer Bantul, Panggih Widodo, saat dihubungi Minggu (21/10/2018).
Panggih mengatakan honorer yang berangkat terdiri dari guru dan pekerja di lingkungan pendidikan di Bantul. Selama ini mereka sudah berjuang setiap tahun untuk diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Namun dalam seleksi CPNS tahun ini dibatasi oleh aturan maksimal usia 30 tahun.
Aturan tersebut yang tidak memungkinkan terpenuhi oleh guru honorer, terutama honorer K2 yang sudah puluhan tahun mengabdi. Panggih Widodo sendiri sudah bekerja di SD Negeri Sendangsari Pajangan sejak 1997 lalu.
Meski ikut bagian dalam aksi unjuk rasa di depan Istana Presiden nanti, Panggih menegaskan honorer di Bantul tidak akan melakukan aksi mogok massal seperti rencana di beberapa daerah. "Tidak ada aksi mogok, hanya ikut aksi aja di Jakarta satu bus paling sekitar 50 orang," kata dia.
Mereka akan berangkat pada 29 Oktober atau sehari sebelum aksi. Sementara honorer lainnya tetap bekerja seperti biasa. Yang tidak ikut aksi, kata Panggih, tetap mendukung dengan memberikan dana sukarela sebagai ongkos bagi yang ikut dalam aksi.
Panggih kembali menegaskan bahwa skema pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) yang ditawarkan Pemerintah Pusat, tidak bisa diterima karena sangat merugikan honorer K2 yang sudah bekerja sejak puluhan tahun.
Sementara skema P3K kan akan dihitung kembali sejak kontrak dibuat. Selain itu alasan penolakan skema P3K juga karena adanya perpanjangan kontrak setiap tahunnya sehingga tidak ada jaminan bagi honorer K2 diperpanjang setiap tahunnya.
"Jadi bagi kami P3K ini lemah dan tidak manusiawi, karena tidak menghargai pengabdian kami yang sudah puluhan tahun," ujar Panggih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Thom Haye tampil gemilang dengan tiga assist saat Timnas Indonesia mengalahkan Kamboja 5-1 pada laga perdana Piala AFF 2026. Ia kini memimpin daftar top assist
China perketat ekspor teknologi AI dan semikonduktor, ikuti langkah AS. Kebijakan ini berpotensi mempengaruhi rantai pasok dan harga gadget di Indonesia
JLR mengonfirmasi Land Rover Discovery Sport akan berhenti diproduksi pada Desember 2026 setelah 11 tahun beredar. Regulasi baru Uni Eropa dan penurunan penjual
Elon Musk mengaku terlalu jauh terjun ke dunia politik saat memimpin DOGE. Pengakuan itu disampaikan dalam wawancara terbaru bersama The Economist.
WhatsApp Web tidak bisa dibuka, gagal login, atau pesan tidak terkirim? Simak tujuh cara mudah mengatasi WhatsApp Web error agar kembali normal.