Profil Bahlil Lahadalia, Karier Politik dan Kontroversi Raja Jawa
Profil Bahlil Lahadalia, perjalanan hidup, pendidikan, bisnis, jabatan politik, hingga kontroversi pernyataan Raja Jawa.
Ilustrasi Palang Merah Indonesia/Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah
Harianjogja.com, JOGJA - Palang Merah Indonesia (PMI) DIY menyalurkan bantuan 300 paket perlengkapan sekolah untuk bagi korban gempa dan tsunami di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Bantuan bagi anak-anak SD itu diserahkan Pengurus PMI DIY kepada PMI Provinsi Sulteng, Selasa (13/11/2018).
Bantuan itu berupa tas sekolah, buku tulis, buku gambar, pensil, crayon, pena, penggaris, rautan dan tempat pensil. Paket bantuan itu diberikan kepada anak-anak korban bencana di SDN Inpres 1 Lere, Palu Barat, Sulteng.
Anggota Dewan Kehormatan PMI DIY Irjen (Purn) Haka Astana berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban bencana di Sulteng. Selain itu dapat mendukung anak-anak untuk kembali bersemangat ke sekolah.
"Bantuan ini merupakan bantuan tahap pertama yang diberikan oleh masyarakat DIY melalui PMI di DIY. Donasi masih kami buka sampai 1 Desember 2018 melalui rekening Bank Mandiri nomor 137.00074.49594 atas nama Penanggulangan Bencana PMI Provinsi DIY," terangnya dalam rilis yang dikirim kepada Harianjogja.com, Selasa (13/11/2018) sore.
Hingga saat ini, PMI telah memobilisasi 1.156 relawan, yang melakukan pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana di Palu, Sigi, Donggala dan Parigi Moutong. Sebanyak 10 titik camp pengungsian telah dibangun oleh PMI, di wilayah Kota Palu di Balaroa, Petobo, Layanan, Tipo, Taweli. Serta di Kabupaten Donggala tepatnya di Loli Saluran, Loli Oge, Gunung Bale dan Lero, kemudian di Jono Oge Kabupaten Sigi.
PMI telah melakukan pelayanan kesehatan kepada 6.880 jiwa, psikososial 5.930 jiwa, 1.634 permintaan pelayanan restoring family links, promosi kesehatan kepada 2.530 jiwa. Kemudian distribusi air bersih sebanyak 3,8 juta liter dengan penerima manfaat 158.009 jiwa.
Adapun logistik yang didistribusikan PMI di antaranya adalah hygiene kit sebanyak 1.700, family kit 1.801 unit, 313 baby kit, terpaulin sejumlah 18.473 item, selimut 11.149 lembar, tika sebanyak 1.471 lembar, kain sarung 3.034 potong, shelter tool kit 182, tandon air 253 unit dan kelambu sebanyak 1.789 potong.
Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Yogyakarta, baik dari lembaga, instansi, komunitas, maupun perorangan atas kepedulian yang luar biasa memberikan donasinya kepada korban bencana Sulteng. "Semoga Allah, Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberkahi darma bakti kemanusiaan kita," ucapnya.
Dalam kesempatan penyerahan bantuan itu Ketua PMI Sulteng Hidayat Lamakarate juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Yogyakarta yang telah membantu warha Sulteng yang terkena dampak bencana. Penanganan bencana di Sulteng masih dalam status transisi darurat ke pemulihan bencana sejak ditetapkan oleh Gubernur Sulteng tanggal 27 Oktober yang lalu sampai dengan 25 Desember 2018 mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Profil Bahlil Lahadalia, perjalanan hidup, pendidikan, bisnis, jabatan politik, hingga kontroversi pernyataan Raja Jawa.
Reses Ketua DPRD Bantul Hanung Raharjo di Karangtalun menyerap usulan PJU, drainase, talut, dan perbaikan jalan untuk program 2028.
Menaker Yassierli menyebut ekonomi sirkuler berpotensi menciptakan 4,4 juta lapangan kerja dan menambah PDB Rp638 triliun hingga 2030.
GAC Indonesia membuka pemesanan AION i60 dengan biaya Rp99.000. SUV listrik ini diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 602 km.
DPRD Bantul mendorong pembagian penerimaan pajak perusahaan pusat dan daerah lebih proporsional untuk mengoptimalkan pendapatan daerah.
DPRD Sleman meminta pembangunan sport center memperhatikan standar teknis cabang olahraga, kebutuhan atlet, dan kenyamanan masyarakat.