Harga BBM 26 Agustus 2026, Pertamax Turun Jadi Rp15.950
Daftar harga BBM terbaru 26 Agustus 2026 di Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo. Pertamax turun menjadi Rp15.950 per liter.
Foto kubah lava baru Merapi/Ist-BPPTKG
Harianjogja.com, JOGJA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan potensi guguran lava dari ujung kubah masih bisa terjadi namun luncurannya dalam radius aman.
Kepala PVMBG Kasbani menjelaskan saat ini pertumbuhan volume kubah lava mencapai 3.000 meter kubik per hari. Tercatat hingga 22 Nopember 2018 lalu volume total kubah lava mencapai 308.000 meter kubik dengan radius sekitar 90 meter, jumlah itu masih jauh karena kawah mampu menampung sekitar 10 juta meter kubik.
Kubah lava sendiri muncul karena erupsi efusif atau keluarnya magma dari dalam perut gunung dalam bentuk lelehan secara pelan.
Secara umum kondisi kubah lava masih sangat stabil kecuali pada ujung kubah lava yang bisa menimbulkan guguran lava seperti yang terjadi pada 23 November 2018 lalu. Pada hari itu tercatat ada empat kali guguran lava yang jarak luncuran mencapai 300 meter ke arah hulu Sungai Gendol. Pascaterjadi luncuran sejauh 300 meter itu terjadi beberapa kali dengan jarak relatif pendek.
Kasbani menegaskan, kondisi saat ini masih sangat aman dengan catatan masyarakat tidak beraktivitas pada radius tiga kilometer dari puncak meter terutama di kawasan hulu Sungai Gendol.
"Karena bukaannya [kubah lava] saat ini ke arah tenggara [arah sungai Gendol] dan ke arah barat daya. Tetapi kami imbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan dari BPPTKG, jangan sampai masuk di wilayah yang tidak kami rekomendasikan," terangnya dalam konferensi pers di Kantor BPPTKG DIY Jalan Cendana, Umbulharjo, Kota Jogja, Senin (26/11/2018).
Ia mengatakan karena tidak berbahaya, sehingga siapapun masih bisa menyaksikan atau mengabadikan gambar ketika terjadi peristiwa penting di Merapi seperti erupsi asal di luar radius tiga kilometer. Tetapi ia mengakui potensi guguran lava masih bisa terus terjadi.
"Intinya jumlah kubah lava yang ada di atas volumenya masih belum signifikan, relatif kecil dibandingkan volume kawahnya. Tentunya potensi guguran lava masih bisa terjadi ke depan, karena ujung-ujungnya [kubah lava] tepiannya bisa langsung ke [hulu] sungai Gendol ini yang terjadi kemarin dan masih memungkinkan terjadi lagi kalau ada penambahan volume kubah lava," katanya.
Namun tidak semua guguran lava bisa dipantau aktivitasnya terutama ketika terjadi mendung atau hujan. Visualnya akan tampak jelas terutama terjadi pada malam hari. Ia mengatakan belum ada peningkatan status, Gunung Merapi saat ini masih pada level waspada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Daftar harga BBM terbaru 26 Agustus 2026 di Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo. Pertamax turun menjadi Rp15.950 per liter.
IHSG diprediksi melanjutkan penguatan Jumat 28 Agustus 2026. DEWA, ENRG, ICBP, dan PTRO masuk radar rekomendasi analis.
BMKG memprakirakan sejumlah kota besar hujan dan berkabut hari ini. Jogja diprediksi cerah dengan suhu mencapai 30°C.
Gunung Semeru mengalami 21 kali gempa letusan dalam enam jam. Status Level III Siaga, warga diminta menjauhi kawasan rawan.
Ajax mengalahkan Sion 5-3 pada leg kedua play-off Liga Conference 2026/27 dan lolos dengan agregat 9-5.
Komisi XI DPR menetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur BI 2026-2031. Ia membawa visi 3I+1S untuk arah kebijakan bank sentral.