Lima Penumpang KMP Putri Yasmin Belum Ditemukan, SAR Perluas Pencarian
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.
Ilustrasi banjir./Bisnis Indonesia-Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, BANTUL-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mendirikan posko siaga banjir dan tanah longsor di 20 titik yang rawan atau berpotensi bencana tersebut saat musim hujan.
"Hujan di Bantul selama ini masih belum begitu ekstrem, curah hujan belum lebat dan durasi belum panjang, namun demikian antisipasi tetap kita buat posko banjir longsor di 20 titik," kata pelaksana tugas (plt) Kepala BPBD Bantul, Dwi Daryanto di Bantul, Minggu (2/12/2018).
Menurutnya pendirian 20 posko itu dengan melibatkan potensi personel maupun sumber daya manusia (SDM) para relawan dalam forum pengurangan risiko bencana (FPRB) yang terbentuk di desa setempat.
"Teman-teman FPRB akan pantau terus situasi di wilayahnya, dan itu jadi sebuah potensi yang perlu kita apresiasi dengan swadaya, dengan pemahamannya sendiri mereka turut serta mengkondisikan supaya ancaman tidak terjadi di Bantul," jelasnya.
Menurutnya 20 posko itu saat ini sudah mulai berjalan, tiap-tiap posko siaga selama 24 jam sehingga akan ada personel yang berjaga terus secara bergiliran dengan dukungan peralatan dan logistik dari instansinya.
"Masyarakat membuat posko kita fasilitasi dari sisi logistik. Posko itu diantaranya di Piyungan tiga posko, yaitu di Desa Srimartani, Srimulyo dan Sitimulyo, kemudian di wilayah Pleret ada posko baik longsor maupun banjir," terangnya.
Pendirian posko itu, di wilayah Bantul yang selama ini sudah menjadi kajian dari BPBD untuk diprioritaskan dibuat posko. Pendirian posko pun bersifat insidentil atau hanya bertepatan dengan musim hujan yang rawan potensi bencana itu.
"Posko sifatnya insidentil manakala musim hujan, jadi tidak setiap hari ada pokso. Posko dilengkapi alat komunikasi, disamping itu petugas berkeliling melihat potensi yang ada, sehingga sedini mungkin potensi itu bisa kita antisipasi," lanjutnya.
Dia mengatakan di titik-titik rawan tanah longsor tersebut sebagian wilayah sudah diuji coba untuk pemasangan early warning system (EWS) atau sistem peringatan dini ketika ada tanda-tanda atau gejala tanah longsor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.