Sri Sultan HB X Ajak Dharma Wanita Atasi Persoalan Sosial di DIY

Sunartono
Sunartono Jum'at, 14 Desember 2018 08:17 WIB
Sri Sultan HB X Ajak Dharma Wanita Atasi Persoalan Sosial di DIY

Penampilan tarian dari kalangan ibu-ibu dalam peringatan HUT DWP ke-19 di Kepatihan, Rabu (12/12/2018)./Harian Jogja-Sunartono

Harianjogja.com, JOGJA-Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memberikan motivasi kepada Dharma Wanita Persatuan (DWP) DIY untuk turut serta mengatasi beragam persoalan sosial di DIY. Hal itu disampaikan dalam peringatan HUT DWP ke-19 di Kepatihan, Rabu (12/12/2018).

Gubernur DIY Sri Sultan HB X melalui sambutan yang dibacakan Sekda DIY Gatot Saptadi mengatakan sebagai organisasi masyarakat perempuan yang besar maka DWP harus mengambil peran strategis dalam pembangunan nasional. Potensi DWP dari pusat hingga kelurahan, menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan untuk memberikan kontribusi penuh dalam menyukseskan program nasional.

"Pentingnya peran strategis perempuan dalam aspek pembangunan semakin meningkat. Karena perempuan bisa mengaktualisasikan diri dalam banyak hal sesuai program prioritas seperti bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan," terangnya dalam peringatan HUT DWP ke-19 di Bangsal Kepatihan, Rabu (12/12/2018).

Ia menambahkan anggota DWP dan kaum perempuan pada umumnya harus terus mengembangkan potensi diri dan kritis dalam menyikapi isu-isu di tengah masyarakat. DWP di semua tingkat hendaknya bisa ikut aktif sebagai motivator lapangan, memberikan advokasi kepada anggota dan masyarakat dalam penyelesaian masalah bangsa.

"Kita tidak bisa tinggal diam melihat kemerosotan moral yang terjadi saat ini," katanya.

Kemerosotan moral itu seperti kekerasan terhadap perempuan dan anak, kekerasan seksual pada anak dibawah umur, penyalahgunaan hingga peredaran narkoba khususnya di kalangan remaja. Dari kasus itu harus disadari peningkatan kualitas dan ketahanan keluarga merupakan salah satu cara terbaik untuk menyelesaikan masalah tersebut. Sehingga DWP bisa berperan di ranah keluarga.

Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pelaksana kebijakan program pemerintah wajib mempunyai loyalitas dan dedikasi yang tinggi. Peran anggota DWP sebagai istri ASN sangat penting dalam membantu pelaksanaan program pemerintah di lapangan, sehingga tujuan pembangunan segera terwujud.

Kontribusi DWP, kata dia dalam ikut serta menyelesaikan permasalahan bangsa telah masuk dalam program prioritas yang harus dilaksanakan hingga 2019. Terdiri atas, peningkatan kualitas dan kapasitas anggota pengurus DWP dalam segala bidang, pembinaan pendidikan keluarga di lingkungan DWP dan masyarakat, serta pemberdayaan ekonomi produktif dan kreatif bagi anggota dan masyarakat serta implementasinya.

"Apabila kita melihat tugas bangsa pada masa mendatang yang masih penuh tantangan dalam menyejahterakan masyarakat, maka menjadi tanggung jawab kita bersama untuk dapat mewujudkannya," ucapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online