Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Ketua Umum Kagama yang juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (dua kiri) memberikan keterangan pers terkait Nitilaku Perguruan Kebangsaan di Balairung UGM, Jumat (14/12/2018) sore./Harian Jogja-Bernadheta Dian Saraswati
Harianjogja.com, SLEMAN- Dalam rangka memperingati Dies Natalis Universitas Gadjah Mada (UGM) ke-69, UGM menyelenggarakan Nitilaku Perguruan Kebangsaan mulai dari Kraton Jogja sampai UGM, Minggu (16/12/2018). Ke depan agenda ini akan dijadikan kegiatan tahunan.
Ketua Umum Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) Ganjar Pranowo mengatakan UGM lahir tidak jauh dari Kraton Jogja karena kuliah pertama dilaksanakan di Pagelaran Kraton Jogja. Menurutnya Nitilaku menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melibatkan keluarga besar UGM tetapi juga masyarakat. "Kita akan selalu bersama rakyat. Ya alumninya, ya UGMnya, ya spiritnya," kata alumni UGM yang juga Gubernur Jawa Tengah tersebut, Jumat (14/12/2018).
Ganjar berharap dengan peringatan Dies UGM ini, para alumni yang saat ini duduk dalam jabatan pemerintahan maupun swasta tidak akan melupakan UGM sebagai tempat mereka menimba ilmu.
Rektor UGM Panut Mulyono menambahkan UGM tidak pernah melupakan jasa Kraton Jogja dalam memajukan kampus tersebut. Dari Nitilaku ini ada lima konsep yang di bawa yaitu kraton, kampung, kampus, kantor, dan konglomerasi. "Konglomerasi maksudnya kita tidak bisa berdiri tanpa pengusaha. Mereka kita ajak untuk memikirkan pendidikan karena melalui pendidikan, bangsa ini lebih cepat mencapai kemajuan," kata Panut.
Nitilaku juga akan diisi dengan atraksi budaya dari warga sekitar dan juga penyajian kuliner tradisional. Para alumni juga akan menampilkan atraksi budaya dari daerahnya masing-masing. Ke depan, Nitilaku bisa menjadi agenda pariwisata.
Ketua Nitilaku Perguruan Kebangsaan Hendrie Adjie Kusworo mengatakan kegiatan tahun ini akan diikuti sekitar 2.500 orang. Kali ini rute Nitilaku akan menjauhi pusat keramaian. Jika tahun kemarin dilakukan melewati Jalan Malioboro kali ini panitia akan mengambil rute Kraton Jogja, Kantor Pos Besar, Perempatan Senopati, Jalan Mataram, Jembatan Kewek, depan Kantor RRI, Jalan Suroto, Bunderan UGM, dan boulevard UGM.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Persib Bandung wajib meraih kemenangan atas PSM Makassar demi menjaga peluang juara Super League 2025/2026.
Bulog DIY optimistis target serapan gabah 2026 tercapai sebelum Juni di tengah panen raya dan antisipasi dampak El Nino.
Aktivitas Gunung Mayon di Filipina meningkat dengan puluhan gempa vulkanik dan aliran lava, sementara status Siaga 3 tetap berlaku.
Kapolri Listyo Sigit menargetkan pembangunan 1.500 SPPG Polri pada 2026 untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
Rey’s Mediterranean Kitchen resmi buka di Jogja dengan konsep colorful dan menu khas Mediterania, western, hingga Timur Tengah.