Hyundai Stargazer Siap Mengaspal di Jogja
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Pencanangan PPID tingkat Desa se Gunungkidul, Selasa (18/12/2018)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dorong keterbukaan informasi publik hingga tingkat desa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul mencanangkan pembentukan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) desa se-Gunungkidul.
Komisioner Komisi Informasi Provinsi (KIP) DIY, Martan Kiswoto mengatakan PPID tingkat desa dibutuhkan oleh masyarakat. "Sebagai badan publik desa punya kewajiban menyediakan dan mengumumkan informasi publik sesuai dengan aturan Undang-Undang," kata Martan, Selasa (18/12/2018).
Manfaat dari program ini yakni masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan informasi, selain itu kinerja ataupun program yang dijalankan oleh Pemdes lebih tertata, terkonsep, serta menerapkan asas-asas transparansi maupun akuntabilitas data yang kuat.
“Kalau ditingkat desa kendala biasanya masalah SDM [Sumber Daya Manusia], kemudian infrastruktur dan ketiga kesadaran sendiri,” ujar .
Ditambahkan Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gunungkidul, Prahasnu Aliaskar mengungkapkan saat ini baru OPD dan Kecamatan yang menerapkan PPID sementara ditingkat desa baru dua desa yang menerapkan.
“Ini baru kita sosialisasikan, saat ini baru dua Desa yang mengawali yakni Desa Semanu, Kecamatan Semanu dan Desa Pilangrejo, Nglipar, patut diapresiasi itu,” katanya.
Belajar dari penerapan PPID di tingkat OPD dan kecamatan biasanya terdapat kendala minimnya SDM, karena tidak sembarang orang yang harus bertanggungjawab. “Kendala SDM dan waktu untuk penerapan selama ini. Semoga 2019 ditingkat desa berjalan dengan baik nanti,” ujarnya.
Sekretaris Desa Pilangrejo, Ridwan Zamroni mengatakan, Pemdes Pilangrejo telah sejak 2017 lalu menerapkan sistem PPID. Dengan demikian semakin mendorong pemerintah untuk bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku, lebih transparan kembali dan menyajikan data-data yang akurat.
“Pelayanan pada masyarakat terus dibenahi. Kalau dari PPID yang diketuai oleh sekretaris desa itu mencakup informasi menyeluruh, baik potensi hingga anggaran. Kalau kendala ya pendanaannya,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.