Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Ilustrasi tenaga kerja/Solopos- Nicolous Irawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gunungkidul berkomitmen untuk meningkatkan mutu tenaga kerja. Salah satu upaya yang dilakukan dengan memaksimalkan peran dari Balai Latihan Kerja di Desa Siraman, Wonosari.
Rencananya di tahun depan mengadakan program pelatihan sebanyak 17 kali. Jumlah ini mengalami peningkatan jika dibandingkan pelaksanaan di 2018 sebanyak sepuluh paket kegiatan.
Kepala Seksi Pemberdayagunaan Tenaga, Bidang Tenaga Kerja, Disnakertrans Gunungkidul Aris Suyanto mengatakan, penambahan intensitas pelatihan di BLK merupakan bentuk komitmen dari pemkab untuk meningkatkan kualitas dan mutu tenaga kerja di Gunungkidul. Menurut dia, peningkatan tersebut sangat dibutuhkan untuk memberikan kesempatan kerja yang lebih besar kepada masyarakat.
“Tingkat persaingan kerja semakin ketat. Jadi untuk bisa mendapatkan pekerjaan harus memiliki keahlian atau pun ketrampilan yang memadai. Oleh karenanya, peran dari BLK akan dioptimalkan,” kata Aris, Selasa (25/12/2018).
Dia pun berharap dengan penambahan paket kegiatan dari sepuluh menjadi 17 paket pelatihan mampu dimanfaatkan masyarakat Gunungkidul. “Kita sangat terbuka dan pelatihan terbuka umum bagi masyarakat di Gunungkidul,” ujarnya.
Lebih jauh dikatakan Aris, untuk pelatihan di BLK terdiri dari beberapa jurusan, mulai dari otomotif, jahit, las, komputer, mekanik hingga tata boga. “Nanti pada saat pelatihan telah dibuka akan kami umumkan dan masyarakat bisa memilih pelatihan sesuai dengan bidang yang diminati,” kata mantan Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial, Kecamatan Karangmojo ini.
Kepala Bidang Ketenagakerjaan, Disnakertrans Gunungkidul Munawar Askin mengatakan, peluang kerja di Gunungkidul masih sangat terbuka lebar. Hal ini terlihat mulai banyaknya pabrik yang didirikan seperti Komatrindo di Baleharjo dan pabrik sarung tangan di Dusun Bangunsari, Candirejo, Semin.
“Pabrik-pabrik ini membutuhkan banyak tenaga kerja sehingga peluang tersebut harus ditangkap agar jumlah pengagguran di Gunungkidul bekurang. Sebagai contoh, untuk pabrik sarung tangan, kami sudah menjalin kesepakatan tenaga kerja diisi oleh warga lokal,” kata Munawar.
Meski sudah ada kesepakatan, sambung dia, tak lantas membuat disnakertrans berpangku tangan. Guna memenuhi kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan, harus ada kesiapan. Salah satunya meningkatkan mutu dan kualitas tenaga kerja.
“Untuk peningkatan, selain menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan atau kursus, kami juga mengoptimalkan peran dari BLK,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.
Seiring perkembangan teknologi ada metode yang disebut dengan backfilling untuk mengelola limbah tambang agar tak merusak lingkungan.
Pemkab Bantul memastikan tidak lagi membuka rekrutmen honorer baru dan fokus menyelesaikan tenaga non-ASN melalui skema PPPK.
Sam Altman mengungkap Gen Z kini memakai ChatGPT sebagai penasihat hidup, berbeda dengan generasi tua yang masih menggunakannya seperti Google.
Jadwal bola malam ini 18-19 Mei 2026 menghadirkan Arsenal vs Burnley, semifinal Liga Arab Saudi, hingga La Liga 2 Spanyol.