Kelok 23 Gunungkidul Dilengkapi Rest Area dan 3 Gardu Pandang
Kelok 23 di perbatasan Gunungkidul-Bantul segera dibuka. Selain gardu pandang, kawasan ini akan dilengkapi rest area dan gerai UMKM.
Ilustrasi kemiskinan./JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Sekretaris Daerah Gunungkidul Drajad Ruswandono mengatakan, program penanggulangan kemiskinan di Gunungkidul merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di setiap tahun.
Namun demikian, sambung dia, untuk tahun ini total alokasi anggaran lebih rinci dikarenakan ada akumulasi anggaran sehingga ada kepastian anggaran yang disediakan.
“Kalau tahun-tahun sebelumnya fokus di masing-masing OPD. Tapi sesuai dengan instruksi dari provinsi harus ada angka secara keseluruhan yang disediakan pemkab, jadi program yang ada dikumpulkan menjadi satu sehingga jumlah alokasi anggaran yang dimiliki dapat diketahui pasti,” katanya, Kamis (3/1/2019).
Sebelumnya diberitakan, Angka kemiskinan di Gunungkidul turun 1,5% di 2018. Capaian ini melebihi target penurunan yang dipatok 1% di setiap tahunnya.
Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengatakan, berdasarkan data dari BPS diketahui angka kemiskinan di Gunungkidul terus menurun. Hasil pendataan di 2018, warga miskin mencapai 17,12%. Jumlah ini menurun 1,5% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang capainya di angka 18,65%.
Immawan menjelaskan, penurunan angka kemiskinan di Gunungkidul dipengaruhi beberapa faktor. Untuk 2018, kata dia, di sektor kepariwisataan masih memberikan andil yang besar.
Namun, yang tak kalah penting juga terdongkrak dengan hasil panen pertanian yang baik. Sedang dari intensitas panen juga bertambah sehingga berpengaruh terhadap tingkat pendapatan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelok 23 di perbatasan Gunungkidul-Bantul segera dibuka. Selain gardu pandang, kawasan ini akan dilengkapi rest area dan gerai UMKM.
Pemkot Jogja menguji penutupan sirip Malioboro secara bertahap. Akses warga, difabel, dan lansia menjadi perhatian sebelum kebijakan diterapkan.
Polda DIY mengoperasikan water treatment di Tepus, Gunungkidul, untuk mengolah sumber air keruh menjadi air yang dapat digunakan masyarakat.
Asal usul Anak Krakatau berawal dari letusan dahsyat Krakatau 1883. Simak sejarah Krakatau lama hingga kemunculan Anak Krakatau.
Pakar mengingatkan risiko abu vulkanis bagi penderita asma dan PPOK. Masker N95 dan stok obat disarankan untuk mengurangi risiko serangan.
Prabowo memerintahkan bantuan beras untuk 33,2 juta keluarga desil 1-4 dilanjutkan pada Oktober, November, dan Desember 2026.