Bukan Mahasiswa UNY, Ini Penjelasan RSUP Dr Sardjito tentang Warga Jepang yang Dirawat di Ruang Isolasi
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Patung Bregada yang tombaknya hilang diganti dengan karung di Jalan Malioboro. - istimewa
Harianjogja.com, JOGJA - Patung prajurit Mataram alias bregada di kawasan Malioboro, Jogja sempat bikin heboh.
Pasalnya menurut salah satu pengusaha di Malioboro, Budi, patung tersebut semula membawa tombak di tangannya bukan karung seperti yang terlihat saat ini. Ia mengaku tak tahu siapa orang yang usil mengganti tombak tersebut dengan karung warna hijau.
Namun setelah diklarifikasi ke kurator patung, Roby Setiawan, dipastikan bahwa sejak awal ditempatkan di Malioboro, patung tersebut memang tidak dirancang membawa tombak melainkan karung warna hijau.
Roby pun menjelaskan, patung bregada tersebut dinamai Bedjokarto. Patung ini dibuat oleh seniman Duvart Angelo, Febrianto Tri Kurniawan, dan Faisal Aditya.
Proses pengerjaan patung tersebut kurang lebih sekitar satu bulan pada Desember lalu. Biaya yang dibutuhkan untuk membuat patung itu dinilainya cukup mahal.
"Kebetulan kami dapat sponsor sekitar Rp100 juta," ujar Roby kepada Harianjogja.com, Jumat (4/1/2019)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.
Semen Padang siap tampil maksimal melawan Persebaya Surabaya meski sudah dipastikan terdegradasi dari BRI Super League 2026.