Kebakaran Hutan Terbesar di Spanyol Paksa 1.200 Warga Mengungsi
Kebakaran hutan terbesar di Spanyol menghanguskan 26.000 hektar lahan dan memaksa sekitar 1.200 warga mengungsi di Guadalajara.
Foto terjadinya guguran kubah lava dari Kaliadem, Sabtu (29/12/2018)./Ist- Gitsayanto via Twitter BPPTKG
Harianjogja.com, SLEMAN- Gunung Merapi pada Sabtu (12/1/2019) dini hari dua kali meluncurkan guguran lava pijar. Ini terekam oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta.
BPPTKG menyebut guguran lava pijar pertama terjadi pada pukul 01.45 WIB dengan jarak luncur hingga 1,7 kilometer ke arah hulu Kali Gendol.
"Terpantau guguran lava di Gunung #Merapi tanggal 12/01/2019 pukul 01.45 WIB dengan jarak luncur 1.7 km, durasi 122 detik, arah ke hulu Kali Gendol," demikian informasi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melalui akun twitter resminya.
Selanjutnya, guguran lava pijar kedua terjadi pada pukul pukul 02.31 WIB dengan jarak luncur 900 meter dengan durasi 52.60 detik ke arah ke hulu Kali Gendol.
Berdasarkan laporan periode pengamatan BPPTKG pada 12 Januari 2018 mulai pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB secara visual tampak asap kawah berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 20 meter di atas puncak kawah Gunung Merapi.
Selain itu, teramati guguran lava pijar sebanyak 9 kali di arah tenggara 7 kali dan timur laut 2 kali dengan jarak luncur antara 50 -1700 meter.
Aktivitas kegempaan Gunung Merapi tercatat 11 kali gempa guguran dengan amplitudo 2-65 mm, dua kali gempa hembusan dengan amplitudo 2-5,5 mm, tiga kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 3 mm.
Berdasarkan analisis morfologi kubah lava Gunung Merapi yang dirilis BPPTKG per 11 Januari 2019 menyebutkan bahwa volume kubah lava mencapai 439.000 meter kubik dengan laju pertumbuhan mencapai 3.400 meter kubik per hari atau lebih kecil dari pekan sebelumnya.
Saat ini kubah lava masih stabil dengan laju pertumbuhan yang masih rendah dengan rata-rata masih kurang dari 20.000 meter kubik per hari.
Berdasarkan data aktivitas vulkanik Merapi tersebut, hingga saat ini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level II atau waspada.
Kegiatan pendakian Gunung Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan BPPTKG, kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.
Radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi diimbau untuk tetap dikosongkan dari aktivitas penduduk dan masyarakat yang tinggal di KRB lll diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas gunung tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kebakaran hutan terbesar di Spanyol menghanguskan 26.000 hektar lahan dan memaksa sekitar 1.200 warga mengungsi di Guadalajara.
Polres Bantul mengungkap peredaran 1.602 pil berlogo Y di Pleret dan Banguntapan. Seorang pemasok ditangkap berkat laporan warga.
Program Lumbung Mataraman di DIY menyalurkan KUR Rp9,17 miliar dan memperluas akses keuangan untuk memperkuat ekonomi kalurahan.
Empat perwira terbaik meraih Adhi Makayasa 2026. Tiga di antaranya alumni SMA Taruna Nusantara dan menerima pangkat dari Prabowo.
Dokter mengingatkan makanan pedas viral dapat mengganggu pencernaan dan tumbuh kembang anak jika dikonsumsi tanpa pengawasan
Remco Evenepoel memenangi etape 16 Tour de France 2026 dan mengukir rekor kemenangan ke-500 Belgia sepanjang sejarah balapan.