BP Tapera Tebar Rp8,83 Triliun Buat Pejuang KPR, Ini Realisasinya
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, saat dijumpai di ruangan kerjanya, Jumat (11/1/2019)./Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, KULONPROGO-- Sebanyak 23 desa akan menerima bantuan padat karya baik dari Pemkab Kulonprogo maupun Pemprov DIY. Bantuan itu diharapkan bisa menyerap sampai puluhan tenaga kerja.
Kepala Bidang Pengembangan dan Penempatan Tenaga Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kulon Progo, Susilo mengatakan, untuk tahun ini pihaknya akan memberikan bantuan padat karya bagi tujuh desa. "Kami salurkan melalui LPMD [Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa] masing-masing mendapat bantuan sebanyak Rp100 juta," ujar Susilo pada Harian Jogja, Kamis (17/1).
Susilo mengatakan bantuan tersebut diperuntukan bagi pembangunan jalan dan cor blok. "Kemungkinan bisa menyerap sampai 30 tenaga kerja," jelasnya.
Selain dari Pemkab, bantuan juga diberikan tahun ini dari Pemprov DIY. Bantuan tersebut akan dikelola oleh Pemkab Kulonprogo sebelum diberikan pada 16 desa. Berbeda dengan Pemkab Kulonprogo, jumlah bantuan dari Pemprov DIY yaitu sebanyak Rp129 juta untuk tiap desanya. Sementara, dari bantuan Pemprov tersebut diharap bisa menyerap tenaga kerja sebanyak 52 orang. Selain guna menyerap tenaga kerja bagi masyarakat di desa, adanya program padat karya juga diharap bisa meningkatkan infrastruktur yang ada di desa.
Kepala Disnakertrans Kulonprogo, Eko Wisnu Wardhana mengatakan program padat karya bagi masyarakat diperuntukan salah satunya untuk mengurangi angka pengangguran. "Upaya dalam menekan angka pengangguran terus kami upayakan selain dengan pelatihan kerja, ada juga program padat karya," ujar Eko.
Sementara itu, di 2018, tingkat pengangguran terbuka di Kulonprogo ada pada kisaran angka 1,49%. Jumlah itu menurun jika dibandingkan 2015 silam yang mencapai 3,7%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.
Anggaran infrastruktur Kulonprogo 2026 naik signifikan. Jalan, pasar, sekolah hingga padat karya ikut meningkat.
Angin kencang di Klaten robohkan tower seluler dan ganggu listrik. Puluhan rumah rusak, BPBD pastikan tak ada korban jiwa.
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Solusi Bangun Indonesia Cilacap raih GMP Award 2026. Catat nol kecelakaan tambang dan reklamasi 110 hektare lahan.