Kantor Kapanewon Ponjong Bakal Dipindah ke Pinggir Jalan Nasional
Pemkab Gunungkidul berencana memindahkan kantor Kapanewon Ponjong ke pinggir jalan nasional karena dinilai kurang strategis.
Masinah, 70, berbaring di tempat tidur di rumahnya di Dusun Bulurejo, Desa Monggol, Kecamatan Saptosari, Senin (21/1/2019)./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kasus serangan ular kembali terjadi di Gunungkidul. Setelah sebelumnya terjadi di Kecamatan Ponjong, serangan ular terjadi di Saptosari. Gara-gara dipatok ulat tanah, Masinah, 70, warga Dusun Bulurejo, Desa Monggol, Kecamatan Saptosari, mengalami luka di tangannya dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. Peristiwa itu terjadi Sabtu (12/1/2019). Hingga saat ini korban masih tergeletak di kamar rumahnya.
Peristiwa ini bermula saat Masinah beraktivitas di ladang untuk menyiangi rumput di ladang miliknya. Saat beraktivitas, tiba-tiba tangan bagian kanan Masinah dipatok ular tanah. Korban pun langsung berteriak minta tolong. Warga di sekitar lokasi berdatangan untuk kemudian mencari dan membunuh ular yang menggigit tangan Masinah. “Simbok digigit sebanyak tiga kali,” kata anak korban, Tumirah saat ditemui wartawan, Senin (21/1/2019).
Dia menjelaskan, beberapa saat setelah digigit ular ibunya sempat pusing dan muntah darah. Selain itu, di area tangah yang digigit membengkak sehingga keluarganya membawa ke rumah sakit. “Baru pulang hari ini [kemarin]. Kalau ditotal sudah sepuluh hari dirawat di RSUD Wonosari,” katanya.
Menurut Tumirah, keluarga sempat khawatir dengan kondisi Masinah, terlebih saat dirawat korban selalu mengeluhkan luka bekas gigitan yang melepuh terasa panas. “Kami bersyukur setelah mendapatkan perawatan bengkak mulai menyusut dan dokter mengizinkan simbol boleh rawat jalan,” katanya.
Untuk perawatan, selain diwajibkan kontrol, tangan masinah harus rutin diberikan salep guna mengobati luka bekas gigitan. “Waktu dirawat tangan tidak bisa digerakkan, tetapi sekarang sudah mulai bisa digerakkan,” ujar Tumirah.
Kepada wartawan Masinah mengaku tak mengira akan dipatok ular karena pada saat kejadian dia tidak sendirian di ladang. “Bekas gigitan lama-lama melepuh hingga menjalar ke bagian tangan yang lain,” katanya. Menurut dia, ular yang menggigit tangannya cukup besar. “Jelas takut, apalagi ular itu berbisa hingga membuat tangan saya melepuh,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul berencana memindahkan kantor Kapanewon Ponjong ke pinggir jalan nasional karena dinilai kurang strategis.
Portugal vs Spanyol di 16 besar Piala Dunia 2026. Oyarzabal percaya diri, cek prediksi skor dan susunan pemain.
Prabowo dan PM Singapura Lawrence Wong bertemu di Leaders’ Retreat 2026 Jakarta, bahas kerja sama strategis dan proyek bilateral.
Jokowi mulai safari politik ke sejumlah daerah usai Lampung. PSI jadi titik awal, partai lain ikut memberi respons.
Menpar dorong integrasi Pokdarwis dan koperasi untuk perkuat desa wisata, tingkatkan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Mendikdasmen ungkap skema kantin dalam program MBG masih dikaji, bantuan hanya untuk siswa yang membutuhkan.