Kemarau Panjang 2026, PDAM Sleman Pastikan Pasokan Air Tetap Aman
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Guguran Lava Merapi terpantau dari Srunen, Minggu (13/1/2019)./Twitter-BPPTKG
Harianjogja.com, JOGJA--Aktivitas Gunung Merapi terus mengalami peningkatan sejak pembentukan kubah baru pada 11 Agustus 2018 lalu. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogja mengimbau agar warga tetap meningkatkan kewaspadaan terutama spot-spot wisata lava view yang berdekatan dengan Merapi.
Kepala Seksi Gunung Merapi BPPTKG Agus Budi Santoso menjelaskan intensitas guguran meski fluktuatif namun terus mengalami peningkatan. Sehari sebelum awan panas muncul pada Kamis (7/2/2019) kemarin, aktivitas guguran mengalami peningkatan.
"Sebelumnya 30 [kali] meningkat menjadi 50-an. Kalau ditarik sejak muncul kubah lava pertama pada Agustus lalu, meski fluktuatif trennya terus meningkat. Naik turun, tapi ketika naik aktifitasnya lebih tinggi dibandingkan sebelumnya," katanya kepada wartawan, Jumat (8/2).
Dari empat kejadian awan panas baik pada 29 Januari maupun 7 Februari, kata Budi, lebih banyak disebabkan oleh ekstrusi magma langsung. Meski begitu, ada faktor juga yang diakibatkan material yang runtu dari kubah. "Guguran kubah dan estrusi magma ada sebagian yang meluncur ke luar ke Kali Gendol, dan ada yang sebagian masuk ke kawah," jelasnya.
Intensitas guguran dapat menjadi indikasi peningkatan ekstrusi magma. Hal itu bisa dilihat dari pertumbuhan kubah dan intensitas guguran yang terjadi. Masyarakat kata Budi, bisa mengamati Merapi dengan kecermatan mereka dengan cara melihat intensitas guguran. "Itu bisa mencerminkan aktivitas erupsi sendiri, ekstrusinya. Untuk kewaspadaan masyarakat bukan untuk menyimpulkan Merapi seperti apa," katanya.
BPPTKG tidak bisa memastikan kapan awan panas kembali muncul. Meskipun awan panas kembali muncul yang daya yang lebih besar, namun ancamannya masih sama. Kondisi tersebut menjadi alasan BPPTKG hingga kini masih mempertahankan status Waspada Merapi. "Kami pertahankan karena status ini cara untuk melindungi masyarakat. Status berdasarkan ancaman bahaya yang kemungkinan dialami masyarakat. Kami akan terus mengevaluasi status sesuai dengan perkembangan aktivitas Merapi," katanya.
Meski begitu, dia meminta agar masyarakat yang berada di spot-spot wisata lava view atau yang berdekatan langsung dengan Merapi untuk terus meningkatkan kewaspadaan. "Misalnya wilayah Klangon dan Kaliadem, itu terlalu dekat. Kami imbau kewaspadaannya untuk mengantisipasi awan panas yang bisa turun lebih besar lagi. Kami tidak tahu apakah awan panas ke depan cuma 2,5 km atau bahkan lima kilometer," katanya.
Sekadar diketahui, Kamis (7/2/2019) petang Merapi kembali mengeluarkan awan panas sejauh 2 km pukul 18.28 WIB, amplitudo 70 dengan durasi 215 detik. Kemunculan awan panas ini yang kedua kalinya terjadi sejak 29 Januari lalu. Saat itu, Merapi juga mengeluarkan tiga kali awan panas.
Adapun jarak luncuran awan panas yang tiga kali terjadi pada 29 Januari lalu masing-masing mencapai 1.400 meter dengan durasi 141 detik, 1.350 meter dan durasi 135 detik dan 1.100 meter dengan durasi 111 detik. Walaupun begitu masih di bawah jarak aman yang direkomendasikan oleh BPPTKG sejauh tiga kilometer. "Kami tidak mengubah jarak aman. Masih sama dengan yang direkomendasikan, tiga kilometer," kata Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogja Hanik Humaida.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 24 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 24 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.