Bansos September 2026 Belum Cair Padahal Terdaftar? Ini Penyebabnya
Bansos September 2026 belum cair meski nama terdaftar? Simak penyebab, cara cek status, perubahan desil hingga masalah rekening.
Ilustrasi seorang pembeli membeli peralatan masak di stan milik Pasar Pleret pada acara Grebeg Pasar yang digelar di Pasar Seni Gabusan, Bantul, Rabu (14/11/2018)./Harian Jogja-Rahmat Jiwandono
Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Perdagangan (Dindag) Kabupaten Bantul akan merevitalisasi dua pasar tradisional yaitu Pasar Pundong dan pasar Jejeran. Dana sekitar Rp1,5 miliar disiapkan untuk pembangunan dua pasar tersebut.
Revitalisasi kali ini akan difokuskan pada beberapa lokasi pasar yang sudah tidak layak untuk berjualan para pedagang. "Jadi di dua pasar tersebut ada lokasi yang sudah tidak layak untuk proses jual beli, maka dari itu kami akan segera melakukan pembangunan di tahun [2019] ini,” kata Kasi Sarpras Bidang Pengembangan Pasar Haryana ketika dihubungi Harian Jogja pada Senin (11/2/2019).
Haryana menambahkan ada beberapa lokasi di dua pasar tersebut yang sering terkena banjir dan para pedagang juga sering mengeluh bocor saat hujan tiba.
Nantinya pedagang yang terdampak oleh pembangunan akan direlokasi, untuk pedagang pasar pundong akan direlokasikan sementara ke sebelah barat pasar yang letaknya tidak terlalu jauh. Sedangkan untuk pedagang pasar Jejeran akan direlokasi ke pasar Pleret.
"Jadi untuk pedagang pasar Pundong nanti akan kami relokasikan di sebelah barat pasar dan untuk Jejeran akan kami relokasi ke pasar Pleret. Nantinya ada sekitar 200 pedagang yang akan terdampak dan akan kami alokasikan sementara,” katanya.
Revitalisasi yang akan dimulai pada Mei 2019 ini memakan waktu lima bulan terhitung dari bulan April 2019. Harapannya para pedagang yang terkena dampak pembangunan tetap berjualan di tempat alokasi sementara meskipun berhimpitan.
"Nanti April kita akan mulai proses lelang lalu bulan Mei kami sudah mulai pembangunan, jadi kami harap selama proses pembangunan para pedagang tetap bisa berjualan di lokasi sementara meskipun tempatnya tidak terlalu luas,” tambah Haryana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bansos September 2026 belum cair meski nama terdaftar? Simak penyebab, cara cek status, perubahan desil hingga masalah rekening.
Warga Padukuhan Karang, Tuksono, Kulonprogo, kembali memprotes tambang pasir Sungai Progo. CV BKS menyebut seluruh perizinan telah lengkap.
Jenazah Sukarman, kru KM Arupadatu I, tiba di Soetta dari Bengkulu dan langsung dibawa ke rumah duka di Pandeglang.
Harga BBM hari ini 24 September 2026 masih mengikuti penyesuaian awal September. Pertamax tetap Rp15.950 per liter.
Bank Indonesia mempertahankan BI Rate 5,75% pada September 2026. Stabilitas rupiah dan tekanan pasar keuangan global menjadi pertimbangan utama.
Pendapatan transfer DIY turun Rp583,77 miliar pada perubahan APBD 2026. DPRD meminta PAD diperkuat tanpa menambah beban masyarakat.