Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Pelajar membersihkan genangan air di sebuah ember yang diketahui terdapat jentik-jentik dalam kegiatan Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (Gertak PSN) di Alun-alun Wates, Kecamatan Wates, Jumat (22/2/2019).-Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kasus demam berdarah di Kulonprogo sampai Februari 2019 cenderung meningkatkan bila dibandingkan data pada Februari 2018.
Selama dua bulan terakhir ini, laporan kejadian demam berdarah yang masuk ke meja Dinas Kesehatan Kulonprogo ada 36 kasus. Pada Februari 2018, Dinkes mencatat kasus yang muncul dan dilaporkan cuma ada 16.
“Ada kekhawatiran tahun ini kasusnya meningkat karena daerah lain terjadi peningkatan. Butuh antisipasi sejak awal agar demam berdarah tidak merebak,” ungka Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kulonprogo, Baning Rahayujati, seusai pencanangan Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (Gertak PSN) di Alun-Alun Wates, Kecamatan Wates, Jumat (22/2/2019).
Lewat gerakan ini, Dinkes berupaya menyosialisasikan tata cara PSN yang benar. Menurut Baning, PSN yang dilakukan masyarakat selama ini belum tepat sasaran. Pasalnya, PSN justru lebih kepada membersihkan lingkungan, dan tidak fokus pada pembersihan tempat perindukan nyamuk.
Di acara Gertak PSN, Dinkes turut mendistribusikan larvasida atau abate ke masyarakat secara gratis. PSN yang benar yakni membersihkan tempat yang berpotensi menjadi genangan air karena di situlah nyamuk bakal bertelur.
Baning memaparkan sekali bertelur, seekor nyamuk bisa menghasilkan hingga 400 butir. Untuk jangka waktu dari telur menetas hingga menjadi nyamuk dewasa mencapai sepekan. Dibandingkan pemberantasan menggunakan pengasapan, PSN lebih mujarab.
Penyebabnya, pengasapan hanya akan membunuh nyamuk dewasa secara instan. Selain itu, berdasarkan hasil survei Dinkes tentang insektisida di beberapa wilayah yang pernah dilakukan pengasapan, diketahui nyamuk yang berada di wilayah tersebut sudah kebal terhadap asap.
Wakil Bupati Kulonprogo Sutedjo mengapresiasi Gertak PSN. Tata cara PSN yang benar harus diketahui masyarakat agar bisa membuat tindakan pemberantasan yang efektif dan efisien. Gertak PSN juga mengingatkan masyarakat agar kegiatan ini selalu dilakukan.
“Apalagi jentik akan menjadi nyamuk hanya butuh waktu tujuh hari sehingga pembersihan jangan lebih dari waktu tersebut,” kata Wabup.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Astra Motor Yogyakarta turut mendukung program TUMBUH yang memiliki tema semangat kolaboratif antar generasi muda hingga masyarakat pesisir
Sapi simmental berbobot 1 ton asal Gedangsari, Gunungkidul, dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk kurban tahun ini.
Gregoria Mariska Tunjung resmi mundur dari Pelatnas PBSI karena alasan kesehatan, PBSI menghormati keputusan dan fokus pada pemulihan.
Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hillstate Korea Selatan dan dijadwalkan debut di KOVO Cup serta V-League 2026/2027.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League 2025/2026, Van Gastel tetap turunkan skuad terbaik di dua laga sisa musim.