Antisipasi Formalin, BKIPM Jogja Ambil Sampel Ikan di Pasar Tradisional

Sunartono
Sunartono Minggu, 10 Maret 2019 00:57 WIB
Antisipasi Formalin, BKIPM Jogja Ambil Sampel Ikan di Pasar Tradisional

Kegiatan pengambilan sampel ikan oleh tim pengawasan mutu domestik BKIPM Yogyakarta bersama Pemda DIY, Rabu (6/3/2019). /Ist-BKIPM Jogja.

Harianjogja.com, SLEMAN—Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Yogyakarta bersama Pemda DIY melakukan pengambilan sampel ikan di sejumlah pasar tradisional, Rabu (6/3/2019). Giat itu dilakukan untuk mengantisipasi penggunaan formalin pada ikan.

Kepala BKIPM Yogyakarta Hafit Rahman menjelaskan giat itu dilakukan untuk memastikan keamanan hasil perikanan yang sampai ke tangan konsumen atau masyarakat. Sehingga masyarakat mendapatkan produk perikanan yang sehat. Pihaknya menggandeng Pemda DIY yang tergabung dalam tim pengawasan mutu domestik. Pengawasan mutu domestik itu sendiri merupakan Implementasi Inpres No.1/2017 dalam mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.

“Tim  pengawasan  mutu  domestik  BKIPM  Yogyakarta bekerjasama dengan Biro Perekonomian DIY, Dinas Kelautan dan Perikanan Kulon Progo dan Dinas Perdagangan Kulon Progo melakukan pengawasan mutu terpadu di pasar dan distributor,” terangnya dalam rilis yang dikirim kepada Harian Jogja, Sabtu (9/3/2019).

Kasubsi Pengawasan Pengendalian dan Informasi BKIPM Yogyakarta Haryanto menambahkan pengawasan di Kulonprogo dilakukan di Pasar Pripih dan salah satu distributor untuk diambil sampelnya. Adapun jenis ikan yang diambil sampelnya yaitu Tongkol, Tuna, Kembung, Udang Vannamei, Cakalang Tokok, dan Bawal. Pada produk perikanan juga dilakukan pengukuran suhu pada lokasi titik pengambilan sampel.

“Sampel ikan yang diambil dilakukan pengujian laboratorium di BKIPM Yogyakarta antara lain organoleptik sensori, salmonella, escherichia  coli,  coliform.  Adapun pengujian yang dilakukan di lapangan atau lokasi pengambilan sample adalah pengujian kandungan formalin pada ikan,” ucapnya.

Selain pengujian laboratorium tim pengawasan mutu terpadu juga melakukan penilaian terhadap sarana dan prasana di lokasi pengambilan sampel. “Untuk hasil laboratoriumnya semua negatif, tidak mengandung formalin,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online