Paku Alam X Dorong Seluruh Jamaah Haji DIY Gunakan E-Paspor
Wakil Gubernur DIY Paku Alam X mengusulkan seluruh jamaah haji DIY menggunakan e-paspor untuk mempercepat layanan imigrasi dan meningkatkan kenyamanan.
Kegiatan pengambilan sampel ikan oleh tim pengawasan mutu domestik BKIPM Yogyakarta bersama Pemda DIY, Rabu (6/3/2019). /Ist-BKIPM Jogja.
Harianjogja.com, SLEMAN—Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Yogyakarta bersama Pemda DIY melakukan pengambilan sampel ikan di sejumlah pasar tradisional, Rabu (6/3/2019). Giat itu dilakukan untuk mengantisipasi penggunaan formalin pada ikan.
Kepala BKIPM Yogyakarta Hafit Rahman menjelaskan giat itu dilakukan untuk memastikan keamanan hasil perikanan yang sampai ke tangan konsumen atau masyarakat. Sehingga masyarakat mendapatkan produk perikanan yang sehat. Pihaknya menggandeng Pemda DIY yang tergabung dalam tim pengawasan mutu domestik. Pengawasan mutu domestik itu sendiri merupakan Implementasi Inpres No.1/2017 dalam mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.
“Tim pengawasan mutu domestik BKIPM Yogyakarta bekerjasama dengan Biro Perekonomian DIY, Dinas Kelautan dan Perikanan Kulon Progo dan Dinas Perdagangan Kulon Progo melakukan pengawasan mutu terpadu di pasar dan distributor,” terangnya dalam rilis yang dikirim kepada Harian Jogja, Sabtu (9/3/2019).
Kasubsi Pengawasan Pengendalian dan Informasi BKIPM Yogyakarta Haryanto menambahkan pengawasan di Kulonprogo dilakukan di Pasar Pripih dan salah satu distributor untuk diambil sampelnya. Adapun jenis ikan yang diambil sampelnya yaitu Tongkol, Tuna, Kembung, Udang Vannamei, Cakalang Tokok, dan Bawal. Pada produk perikanan juga dilakukan pengukuran suhu pada lokasi titik pengambilan sampel.
“Sampel ikan yang diambil dilakukan pengujian laboratorium di BKIPM Yogyakarta antara lain organoleptik sensori, salmonella, escherichia coli, coliform. Adapun pengujian yang dilakukan di lapangan atau lokasi pengambilan sample adalah pengujian kandungan formalin pada ikan,” ucapnya.
Selain pengujian laboratorium tim pengawasan mutu terpadu juga melakukan penilaian terhadap sarana dan prasana di lokasi pengambilan sampel. “Untuk hasil laboratoriumnya semua negatif, tidak mengandung formalin,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wakil Gubernur DIY Paku Alam X mengusulkan seluruh jamaah haji DIY menggunakan e-paspor untuk mempercepat layanan imigrasi dan meningkatkan kenyamanan.
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta menilai paparan Prabowo dalam Sarasehan Kebangsaan memperjelas arah pembangunan, ideologi, dan kemandirian ekonomi.
Festival Ketoprak Kulonprogo diikuti 12 kapanewon sebagai upaya melestarikan budaya di tengah efisiensi anggaran melalui Dana Keistimewaan DIY.
Menteri Wihaji meminta Tim Pendamping Keluarga memperkuat penanganan stunting di Sleman saat Harganas ke-33 melalui pendampingan langsung masyarakat.
Hasil kualifikasi Moto3 Belanda 2026 menempatkan Veda Ega Pratama di posisi ketujuh setelah lolos dari Q1. Maximo Quiles merebut pole position.
Pemkab Temanggung merintis program SMP negeri gratis mulai 2027 dengan bantuan Rp300 ribu per siswa sebagai langkah menuju pendidikan gratis.