Hari Pertama Bulan Tertib Jalan, Satpol PP DIY Bongkar Ratusan Reklame Ilegal
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Ilustrasi seratus pelajar putri dari 10 sekolah di wilayah Prambanan mengikuti Jambore Remaja Putri 2019 terkait isu mencegah stunting dan TB di Museum Candi Prambanan, pekan ini. /Harian Jogja-Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO--Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK Remaja) diandalkan guna menekan pernikahan usia dini di Kulonprogo. Hingg awal 2019 sudah ada 62 PIK Remaja di Kulonprogo dari 12 kecamatan.
Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinas PMD, Dalduk, dan KB) Kulonprogo, Mardiya mengatakan saat ini ada 62 PIK Remaja di Kulonprogo yang diandalkan untuk menekan angka pernikahan di bawah umur.
"PIK Remaja bisa menjadi wadah untuk pengembangan generasi berencana. Membuat remaja bisa merencanakan masa depannya dengan baik," kata Mardiya pada Harian Jogja, Jumat (15/3/2019).
Mardiya mengatakan, pada setiap PIK Remaja, dilakukan kegiatan-kegiatan seperti memberikan pengetahuan terkait kesehatan reproduksi. "Ini juga agar bisa menekan angka nikah terlalu muda. Kami tekankan agar nikah untuk perempuan minimal 21 tahun, laki-laki 25 tahun," ujarnya.
Ia mengatakan, dengan mengandalkan PIK Remaja, angka pernikahan di bawah umur di Kulonprogo bisa ditekan. Dari 2015 kasus angka pernikahan di bawah umur mencapai 46 kasus, di tahun lalu, jumlahnya menjadi 27 kasus.
Ketua PIK Remaja Gesit, Desa Sidorejo, Lendah, Kulonprogo Sekar Hafisa mengatakan, kegiatan PIK Remaja di desanya bisa membantu permasalahan yang terjadi di remaja. "Bisa konsultasi masalah pendidikan atau juga pekerjaan. Nantinya kalau tidak bisa diselesaikan di PIK Remaja, kami rujuk ke Puskesmas, Polsek, atau Koramil," ucapnya.
Sekar mengatakan, pihaknya juga memberikan berbagai penyuluhan mulai dari materi pendewasaan usia perkawinan, perencanaan keluarga, juga tentang kesehatan dan anti narkoba.
"Konseling yang diberikan juga terkait kedewasaan usia perkawinan dan perencanaan keluarga. Harapannya dapat menekan angka pernikahan dini. Agar teman-teman remaja benar siap dahulu baik mental dan finansial sebelum menikah, sebagai bentuk dukungan juga wajib belajar 12 tahun yang diwajibkan pemerintah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.