Nasib Peserta Lolos Seleksi PPPK Belum Jelas

Ilustrasi peserta tes CPNS berjubel menanyakan informasi pembatalan kepada panitia dan pengawas ujian CPNS di Gor Amongrogo, Kota Jogja, Jumat (26/10/2018). - Harian Jogja/Sunartono
17 Maret 2019 12:17 WIB Fahmi Ahmad Burhan Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Sebanyak 85 peserta yang mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kulonprogo dinyatakan lolos. Namun, sampai saat ini belum juga ada kejelasan dan pengumuman kelolosan 85 peserta tersebut.

Kepala Bidang Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan BKPP Kulonprogo, Raden Trusta Hendraswara mengatakan, pihaknya masih menunggu kebijakan dari Pemerintah Pusat terkait kelanjutan dari perekrutan PPPK. "Sudah ada 85 peserta yang lolos setelah seleksi, tapi kami belum umumkan itu, kami menunggu kebijakan dari Pemerintah Pusat," ungkap Trusta pada Harian Jogja, Jumat (15/3/2019).

Trusta mengatakan, pihaknya akan menyesuaikan langkah selanjutnya dalam perekrutan PPPK tersebut setelah ada kejelasan dari Pusat. "Termasuk juga soal anggaran penggajian, kami akan menyesuaikan. Nanti kita masukan dalam perubahan anggaran," ujarnya.

Pada Sabtu (23/2/2019) lalu, dilakukan seleksi PPPK dan diikuti oleh 85 peserta. Seleksi dilakukan di SMKN 2 Pengasih dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Dari 87 peserta yang mengikuti seleksi, dua orang dinyatakan tidak lolos karena tidak memenuhi ambang batas. Sementara 85 peserta dinyatakan lolos, terdiri dari 61 peserta penyuluh pertanian dan 24 peserta guru.

Jumlah peserta yang dinyatakan lolos seleksi PPPK di bawah dari formasi yang ditetapkan sebelumnya. "Awalnya saja pas pendaftaran sudah di bawah formasi yang ada. Kami mendapat formasi sebanyak 100, tapi yang daftar ada 87," ungkap Kepala BKPP Kulonprogo, Yurianti.

Ia mengatakan sosialisasi sudah dilakukan baik secara formal maupun informal kepada para pegawai yang masuk kriteria pendaftar PPPK untuk menarik minat pendaftaran PPPK. Bahkan pihaknya pun menyiapkan helpdesk bagi para calon pendaftar sebelum pendaftaran dibuka. "Ada juga sebagian yang berminat, tapi setelah verifikasi tidak memenuhi syarat," kata Yuri.