Skrining TBC Gunungkidul Belum Optimal, Kesadaran Warga Jadi Kendala
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Warga membersihkan rumah dan lingkungan mereka pasca banjir di Salaman, Karangtalun, Imogiri, Bantul, Senin (18/3/2019). - Harian Jogja/Desi Suryanto.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Banjir yang menggenang di SMK Negeri 1 Tanjungsari berdampak terhadap aktivitas belajar mengajar. Salah satunya, pihak sekolah menunda pelaksanaan ujian akhir sekolah berstandar nasional (UASBN) yang seharusnya diselenggarakan Senin (18/3/2019).
Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Tanjungsari, Muhammad Ikhsanudin mengatakan, hujan deras yang mengguyur sejak Minggu (17/3/2019) mengakibatkan lingkungan sekolah tergenang. Ketinggian banjir bervariasi mulai dari satu meter hingga tiga meter. “Memang sekolah sudah sering menjadi langganan banjir karena letaknya yang berada di bawah sehingga air masuk semua,” katanya kepada wartawan, Senin (18/3/2019).
Dia menjelaskan, banjir di kawasan sekolah terjadi sejak Minggu malam. Pada saat banjir mulai menggenang, aset-aset sekolah seperti arsip, perangkat komputer dan lainnya sudah dipindahkan ke tempat yang aman sehingga tidak ada masalah. Hanya saja, sambung Ikhsan, ruang kelas tetap tergenang air sehingga tak bisa digunakan.
“Berhubung masih tergenang, maka pelaksanaan ujian kita tunda. Untuk penundaan, kita masih lihat situasi, jika belum surut juga, maka kami menyiapkan ruang kelas lain untuk pelaksanaan ujian yang kebetulan letaknya di tempat lebih tinggi sehingga aman dari banjir,” katanya.
Selain merendam halaman, ruang kelas hingga perpustakaan, banjir juga mengakibatkan pagar sekolah ambruk. “Ya kerugian bisa mencapai puluhan juta rupiah. Harapan kami, banjir segera surut dan kegiatan belajar mengajar di sekolah dapat kembali normal,” imbuhnya.
Kepala Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Gunungkidul Sangkin mengatakan, pasca-banjir melanda, pihaknya langsung melakukan pemantauan. Selain SMK Negeri Tanjungsari, banjir juga sempat merendam sekolah lain seperti SMA Negeri 1 dan SMK Negeri 1 Purwosari. Namun demikian, sambung Sangkin, banjir terparah terjadi di SMK Negeri 1 Tanjungsari. “Airnya belum juga surut. Sedang di SMA Negeri 1 Panggang sudah surut dan mulai dibersihkan,” katanya.
Untuk solusi menghadapi banjir di SMK Negeri 1 Tanjungsari dianjurkan untuk membangun gedung lebih ke utara karena lokasinya berada di ketinggian sehingga banjir tidak lagi menggenangi. “Banjir sudah sering terjadi dan solusinya bagunan baru harus dibangun di tempat yang lebih tinggi,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Mengenang konser Guruh Gipsy di Synchronize Fest 2025 yang menjadi penampilan pertama dan terakhir Guruh Sukarnoputra bersama personel asli.
Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda selanjutnya menghadapi Malaysia dan Bangladesh di Grup A.
Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal pada usia 73 tahun di Jakarta.
Menaker Yassierli mendorong generasi muda memperkuat kompetensi, reskilling, upskilling, dan kemampuan adaptasi menghadapi perubahan dunia kerja.
Siswa SRMA 19 Bantul diajak aktif di lingkungan dan mengembangkan kemampuan agar mampu menjadi penggerak sekaligus mengurangi urbanisasi.