Kekeringan: Distribusi Air Bersih Pemkab Sleman Belum Maksimal
Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dalam memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah kekeringan belum maksimal.
Bupati Sleman Sri Purnomo/Dokumen Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN--Bupati Sleman Sri Purnomo mengajak masyarakat untuk mengelola air dengan baik, hal tersebut disampaikan saat peringatan Hari Air Sedunia yang dilaksanakan Pemkab Sleman di embung Kaliaji, Turi, Sabtu (23/2/2019).
“Dalam momentum Hari Air Sedunia ini, saya mengajak masyarakat untuk bersyukur. Pasalnya kita yang saat ini hidup di daerah tropis, selalu dilimpahi ketersediaan air yang cukup,” kata Sri Purnomo, Sabtu.
Menurut Sri Purnomo rasa syukur tersebut dapat diwujudkan salah satunya dengan memperbaiki pengelolaan air yang ada di sekitar kita.
”Ketika air itu dikelola dengan baik, maka air akan sangat berguna bagi kehidupan kita. Tapi ketika tidak dikelola dengan baik, air akan dapat menjadi banjir di musim hujan, dan akan terjadi kekeringan ketika kemarau”, ucap Sri Purnomo
Dia mengatakan bahwa pengelolaan air dapat dilakukan dengan menjaga kelestarian ekosistem secara keseluruhan. Begitu pun sebaliknya, kerusakan lingkungan juga akan berpengaruh pada kondisi air, maka, kata dia, pengelolaan air tidak bisa dibebankan pada satu pihak saja, melainkan tanggung jawab bersama yang saling berkaitan satu sama lain.
“Maka dalam acara ini kami hadirkan juga dari Dinas Lingkungan Hidup, dari PDAM dan yang lainnya juga. Karna masalah air ini perlu sinergitas dari berbagai pihak”, jelasnya.
Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Sapto Winarno, mengatakan peringatan Hari Air Sedunia dimaksudkan untuk menarik atensi masyarakat mengenai air bersih bagi kehidupan. Disamping itu, kata dia, kegiatan ini juga sebagai usaha advokasi untuk melindungi sumber daya air bersih secara berkelanjutan.
“Ini adalah hari untuk membuat komitmen bersama untuk dapat memenuhi kebutuhan air bagi seluruh masyarakat. Semua orang berhak mendapatkan air bersih, jangan sampai ada yang tertinggal”, kata Sapto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dalam memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah kekeringan belum maksimal.
Pemda DIY buka peluang bantuan lampu Stadion Mandala Krida, namun masih menunggu persetujuan KPK sebelum realisasi.
Googlebook resmi diperkenalkan sebagai laptop AI Gemini generasi baru. Simak fitur, keunggulan, dan jadwal rilis 2026.
Sebanyak 1.738 SPPG disuspend untuk perbaikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah perketat pengawasan dan buka kanal pengaduan.
Kejagung tegaskan auditor kerugian negara tidak hanya BPK. Simak isi surat edaran terbaru dan penjelasan lengkap terkait Putusan MK 2026.
Bank Jateng resmi meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) UNS dan Gedung UNS Smart yang berlokasi di lingkungan Universitas Sebelas Maret