Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Ilustrasi tambatan kapal/ist
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata Bantul telah menyiapkan anggaran lebih kurang Rp1 miliar untuk membangun kawasan tambatan kapal wisata dan kapal Search and Rescue (SAR) di sekitar Laguna Pantai Depok, Parangtritis, Kretek, Bantul.
Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo mengatakan sejauh ini Bantul belum memiliki tambatan khusus kapal wisata. Sementara kapal wisata akan kembali ditambah untuk melengkapi wisata Laguna Depok.
Selain kapal wisata, Bantul juga tidak memiliki tambatan khusus kapal SAR meski Kantor SAR dan Kantor Direktorat Polisi Air (Ditpolair) Polda DIY ada di Bantul. Selama ini kapal-kapal Ditpolair berlabuh di Gunungkidul, sehingga ketika terjadi peristiwa kecelakaan wisatawan harus mendatangkan dari Gunungkidul.
Kondisi tersebut diakui Kwintarto kurang efektif di tengah perkembangan wisata pantai di Bantul. "Jadi tambatan kapal yang akan dibangun nanti untuk mengakomodasi kapal wisata dan kapal SAR sekaligus kapal-kapal Polair," kata Kwintarto, Senin (8/4/2019).
Kwintarto mengaku tambatan kapal di Laguna Depok akan menambah daya tarik wisata karena kawasan tersebut nantinya juga akan menjadi pusat olahraga air internasional. Posisi tambatan akan diposisikan dibelakang kantor Ditpolair Polda DIY atau di muara kali Opak.
Disinggung soal tambatan kapal nelayan, Kwintarto menyatakan tambatan yang akan dibangun tidak terlalu besar. "Kami hanya mengakomodasi kapal wisata dan kapal penyelamatan wisatawan," ujar Kwintarto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Pedagang pasar tradisional Gunungkidul berkurang 30%-40% akibat perdagangan online, pedagang keliling, dan minimnya generasi penerus.
Ekshumasi Sutrimo telah dilakukan. Forensik tak menemukan luka, sementara polisi memeriksa 8 saksi dan menunggu hasil laboratorium.
BKSDA Jateng menerima tiga laporan kemunculan macan sepanjang Januari-Juli 2026 di tengah musim kemarau.
Komisi III DPR menyetujui 14 calon hakim agung dan hakim ad hoc MA setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR.
DPRD Klaten menjadwalkan pemilihan Wabup pada 26 Agustus 2026. Dua nama kader Gerindra berebut kursi yang kosong sejak Februari.