BPBD Gunungkidul Kaji Sinkhole Tileng Bersama Tim Undip
BPBD Gunungkidul menggandeng tim ahli Undip untuk mengkaji sinkhole di Tileng, Girisubo, yang terus melebar di area pertanian warga.
Ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Warga Desa Giriharjo, Kecamatan Panggang, mengeluhkan pelayanan PDAM Tirta Handayani. Pasalnya, selama dua pekan terakhir masyarakat tidak mendapatkan layanan air bersih dari perusahaan pelat merah ini.
Salah seorang warga, Joko Prihantoro, mengatakan sebagai pelanggan PDAM dia kecewa terhadap layanan yang diberikan. Meski rutin membayar retribusi, pasokan air seringkali macet sehingga warga kesulitan mendapatkan air bersih. “Jelas merugikan pelanggan karena kami tertib bayar, tapi air yang disalurkan tidak lancar buktinya sudah dua pekan air tidak mengalir,” kata Joko kepada wartawan, Sabtu (13/4/2019).
Dia berharap PDAM bisa memberikan pelayanan terbaik, salah satunya menjamin pasokan air lancar sepanjang hari. Disinggung mengenai penyebab macetnya pasokan air, Joko mengaku tidak tahu karena sebagai pelanggan sudah memenuhi kewajiban dengan membayar pajak tepat waktu. “Yang jelas, dua pekan ini air tidak mengalir. Kalau ada kerusakan, seharusnya bisa segera diperbaiki sehingga tidak mengganggu pasokan ke pelanggan,” katanya.
Hal senada diungkapkan oleh Rino, warga lainnya di Desa Giriharjo. Menurut dia, air menjadi kebutuhan pokok yang harus selalu tersedia karena menjadi bagian dalam kehidupan. “Ya kalau macet kami sebagai pelanggan jelas kecewa. Apalagi kejadian tidak hanya sehari dua hari, karena sampai berminggu-minggu air dari PDAM tidak mengalir,” kata Rino.
Akibat macetnya pasokan air dari PDAM, dia mengaku terpaksa membeli air dari tangki swasta dengan harga Rp150.000 untuk sekali pengiriman. “Kalau tidak beli kami tidak bisa mendapatkan air bersih,” katanya.
Menurut Rino, macetnya pasokan air PDAM sering terjadi. Bahkan saat kemarau intensitas macet semakin meningkat karena pasokan diberlakukan dengan sistem bergiliran antarpelanggan. “Kami cuma bisa berharap agar PDAM meningkatkan kualitas pelayanan dengan memastikan pasokan air ke konsumen bisa terus terjaga,” tuturnya.
Direktur Utama PDAM Tirta Handayani, Isnawan Fibriyanto, saat dikonfirmasi tidak menampik adanya kerusakan dua pompa di Ngobaran, Saptosari. Kerusakan ini berdampak pada pasokan air bersih ke pelanggan di wilayah Kecamatan Panggang. “Ada dua pompa yang rusak dan sekarang masih diperbaiki,” katanya, Sabtu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul menggandeng tim ahli Undip untuk mengkaji sinkhole di Tileng, Girisubo, yang terus melebar di area pertanian warga.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.
Kasus penyakit kronis kini banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup. Simak penyebab dan upaya pencegahannya.
Veda Ega Pratama finis ke-8 Moto3 Catalunya 2026 usai start dari posisi 20. Tampil impresif dan raih poin penting untuk Indonesia.