Gunungkidul Perluas Pembayaran Tiket Masuk Nontunai ke 5 TPR Wisata
Cashless di TPR Baron Gunungkidul dinilai sukses. Sistem pembayaran non tunai akan diperluas ke lima TPR untuk mengoptimalkan PAD wisata.
Ilustrasi pemungutan suara/JIBI-Bisnis Indonesia-Dwi Prasetya
Harianjogja,com, WONOSARI—KPU Gunungkidul memastikan petugas TPS yang meliputi anggota KPPS dan petugas keamanan telah diberikan pada Selasa (16/4/2019). Total honor yang diberikan mencapai Rp11,83 miliar.
Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, tidak ada masalah terkait dengan pembayaran petugas TPS. Pasalnya honor sudah diberikan sejak H-1 sebelum pencoblosan. “Sudah kami berikan tanggal 16 April. Jadi tidak ada masalah,” kata Hani kepada Harian Jogja, Jumat (19/4/2019).
Menurut dia, pembayaran diberikan sesuai dengan kewajiban. Untuk petugas keamanan yang terdiri dari dua orang anggota linmas dibayar Rp400.000 per orang, anggota KPPS Rp500.000 dan Ketua KPPS Rp550.000. Dana yang disediakan ini berasal dari Pemerintah Pusat yang masuk di dalam APBN 2019. “Total ada sekitar Rp11,83 miliar yang disediakan. Tapi untuk honor yang diterima petugas ada potongan guna membayar pajak,” katanya.
Ketua KPPS 07 Desa Kemadang, Tanjungsari, Surisdiyanto, mengaku sudah menerima pembayaran untuk honor petugas pada saat pecoblosan. “Tidak ada masalah karena honor telah diberikan sesuai dengan aturan,” katanya.
Menurut dia, penyelenggaraan pemilihan dan rekapitulasi suara berjalan dengan lancar. Namun demikian, dari sisi waktu, proses perhitungan di tahun ini lebih lama ketimbang pelaksanaan di 2014. “Untuk rekapitulasi suara hingga penyerahkan ke PPS selesai hingga pukul 03.00 WIB dini hari,” katanya.
Suris menuturkan lamanya proses perhitungan tidak lepas adanya tambahan pemilihan presiden. “Jika Pemilu 2014 hanya empat surat suara, tapi sekaran ada lima surat suara. Jadi, waktu perhitungan lebih lama. Tapi secara keseluruhan berjalan dengan baik, apalagi anggota yang ada juga bekerja dengan teliti dan hati-hati,” imbuhnya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Sri Muryani, anggota KPPS di TPS 06, Desa Karangasem, Paliyan. Menurut dia, tidak ada masalah dengan pembayaran honor untuk petugas di TPS karena diberikan pada saat pencoblosan. “Tidak ada masalah. Tapi untuk kerjanya memang benar-benar ekstra karena rekaptulasi selesai hingga Kamis [18/4] dini hari,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cashless di TPR Baron Gunungkidul dinilai sukses. Sistem pembayaran non tunai akan diperluas ke lima TPR untuk mengoptimalkan PAD wisata.
Puluhan siswa di dua sekolah Temon mengalami mual dan muntah usai menyantap MBG. Dinkes Kulonprogo mengirim sampel makanan ke laboratorium.
Lebih dari 50% penghuni Rusunawa Jogja merupakan keluarga muda MBR. Tarif sewa mulai Rp215.000 per bulan.
FAO menyebut gangguan pelayaran Selat Hormuz memicu kelangkaan pupuk global, menaikkan harga energi dan mengancam produksi pangan.
Kejagung melelang 436.283,08 ton batu bara terkait perkara Samin Tan dengan nilai limit Rp178,8 miliar.
DPRD Kota Jogja mendorong penataan PKL Malioboro dilakukan holistik, termasuk meningkatkan kunjungan ke Teras Malioboro.