Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Ilustrasi. /Antaranews-Ridwan Triatmodjo
Harianjogja.com, KULONPROGO-- Identitas mayat yang ditemukan mengapung di Sungai Serang, Dusun IV Karanganyar, Desa Karangwuni, Kecamatan Wates, pada Jumat (26/4) lalu telah terkuak. Jasad tersebut bernama Akhirudi, 44, warga Desa Gandekan, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
Terkuaknya identitas jasad itu pasca tim identifikasi Polres Kulonprogo melakukan penyelidikan lebih lanjut. Proses ini turut melibatkan Kepolisian Sektor Ambal dan Polres Kebumen, Jawa Tengah.
"Setelah kami lakukan penyelidikan hasilnya mayat tersebut merupakan warga Kebumen," kata Kasatreskrim Polres Kulonprogo, AKP Ngadi, Minggu (28/4/2019).
Ngadi mengatakan berdasarkan penuturan orang tua korban, Suparni, Akhirudi pergi dari rumah tanpa pamit sejak Senin (22/4/2019). Tidak pamitnya korban bukan karena tengah mengalami masalah dengan keluarga melainkan kebiasaan.
Setelah mendapat keterangan dari keluarga korban, Polres Kulonprogo lantas menyerahkan jasad Akhirudi, kepada Polsek Ambal dan langsung dibawa keluarga untuk dikebumikan di tempat pemakaman keluarga di Kebumen.
Diberitakan sebelumnya, warga Dusun IV Karanganyar, Desa Karangwuni, Kecamatan Wates, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas yang terapung di Sungai Serang, desa setempat, Jumat (26/4/2019).
Mayat laki-laki yang diperkirakan berusia 40 tahun tersebut pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga Dusun IV Karanganyar sekitar pukul 10.30 WIB. Warga lantas melaporkan penemuan ini kepada kepolisian setempat termasuk Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulonprogo.
Koordinator SRI Wilayah Kulonprogo, Aris Widiatmoko menerangkan ciri-ciri mayat pria itu yakni berkulit sawo matang, dengan kumis serta memiliki gigi gingsul dan rambut ikal pendek. Saat ditemukan mayat tersebut mengenakan kaos warna biru laut dengan celana panjang berwarna coklat muda.
Mayat tersebut langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) guna dilakukan otopsi. Sedangkan jajaran kepolisian setempat kala itu intens melakukan proses penyelidikan untuk mengetahui identitas mayat tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
302 personel gabungan amankan laga PSIM vs Madura United di Bantul. Polisi siapkan pengamanan ketat dan rekayasa lalu lintas.
Tesla resmi menaikkan harga Model Y di AS setelah dua tahun. Simak daftar harga terbaru dan persaingan ketat di pasar mobil listrik.