Guardiola Siap Tempur di Final Piala FA, Chelsea Tak Gentar di Wembley
Manchester City vs Chelsea di final Piala FA Wembley. Guardiola dan McFarlane siap duel perebutan gelar.
Ilustrasi Gedung DPRD DIY/Dok
Harianjogja.com, JOGJA—Muka-muka baru diprediksi akan duduk di DPRD DIY periode 2019-2024. Meski Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi belum mengumumkan nama-nama caleg terpilih, internal parpol sudah memiliki gambaran siapa yang lolos.
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DIY, parpol seumur jagung yang baru ikut kontestasi pada pemilu tahun ini digadang-gadang mampu meraih satu kursi untuk DPRD DIY.
Berdasarkan penghitungan hasil suara yang masuk hingga Minggu (28/4) dari 11.781 TPS baru 1.328 TPS (11,2%) total suara yang masuk ke Rekapitulasi KPU RI. Dari jumlah tersebut, raihan suara PDIP mencapai 30,93%, disusul PAN dengan 14,02%, PKS (9,96%), PKB (8,89%), Gerindra (8,64%), Golkar (8,3%) dan Partai Nasdem (7,39%).
Ketua DPD PSI Kota Jogja, Fauzi Ramadhan mengatakan sebagai partai pendatang baru perolehan suara PSI di wilayah DIY sudah cukup baik. Meski untuk DPRD Kota Jogja belum mampu memberikan satu kursi, PSI berharap bisa meraih satu kursi untuk DPRD DIY. "Yang dapat kursi hanya DPRD DIY untuk Dapil Kota," katanya.
Berdasarkan penghitungan suara sementara di KPU, jumlah suara PSI DIY mencapai 2,86%. Untuk Dapil Kota Jogja raihan suara 4.617 suara. Raihan suara tersebut lebih tinggi dibandingkan suara Perindo sebesar 2.155 suara bahkan Demokrat sebesar 1.631 suara. "Untuk nama [caleg] siapa yang duduk di DPRD DIY, kami belum bisa menjawab," katanya.
Sementara PPP, meski perolehan suara sementara yang masuk sebesar 1,71% di KPU, memastikan masih mendapat kursi di DPRD DIY. Dari sejumlah caleg yang dipasang dan memperoleh suara terbanyak, ada satu caleg di DPRD Sleman yang merupakan pendatang baru.
"Perolehan kursi [DPRD DIY] antara satu hingga dua kursi itu perolehan suara di internal. Untuk [DPRD] Bantul antara tiga hingga empat kursi, Kota satu hingga dua kursi, Kulonprogo satu kursi dan Sleman antara tiga hingga empat kursi juga. Untuk Gunungkidul nol," kata Ketua DPW PPP DIY Amin Zakaria, Minggu (28/4) malam.
Diakuinya, ada penurunan jumlah suara yang dialami PPP pada Pemilu 2019 ini. Kondisi tersebut lebih disebabkan karena masalah di internal di mana mesin politik selama pelaksanaan pemilu tidak bisa berjalan secara optimal. "Oleh karenanya, pada Pemilu tahun ini upaya kami untuk mengisi satu kursi di DPR RI sudah tidak memungkinkan lagi," kata Amin.
Untuk PDIP, dua nama caleg baru yakni Imam Priyono dan Yuni Satia Rahayu dipastikan menduduki kursi DPRD DIY. Bahkan baik Imam yang juga mantan Wakil Wali Kota Jogja maupun Yuni mantan Wakil Bupati Sleman itu, mampu meraih suara terbanyak di dapilnya masing-masing. Imam meraih suara terbanyak di Dapil Jogja 1 sementara Yuni meraih suara terbanyak di Dapil Jogja 5.
Ketua DPW PDIP Bambang Praswanto mengatakan masih menunggu hasil penghitungan KPU. Namun untuk DPRD DIY, PDIP memang menaikkan target dari sebelumnya 14 kursi menjadi 17 kursi. Sementara untuk raihan kursi di DPRD kabupaten/kota juga ditargetkan naik dari sebelumnya 58 kursi menjadi 75 kursi se DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Manchester City vs Chelsea di final Piala FA Wembley. Guardiola dan McFarlane siap duel perebutan gelar.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.