Pancuran 13 Guci Tegal Kembali Ramai Seusai Banjir
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY melakukan aksi berbagi puluhan paket pangan untuk warga terdampak longsor di Bantul, Jumat (3/5/2019)./Ist- ACT DIY
Harianjogja.com, BANTUL-- Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY melakukan aksi berbagi puluhan paket pangan untuk warga terdampak longsor di Bantul, Jumat (3/5/2019).
Walaupun bencana tanah longsor di Bantul telah terjadi Maret lalu, duka mendalam masih membekas di hati warga terdampak. "Saat ini keluarga yang rumahnya hancur melanjutkan hidup dengan menumpang di sanak keluarga atau mengontrak sambil menunggu relokasi ke tempat yang baru,” ujar Kharis Pradana selaku Koordinator Program ACT DIY saat ditemui di lapangan.
Berlokasi di Dusun Kedung Buweng, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri Timur, Kabupaten Bantul, sebanyak 17 Kepala Keluarga (KK) mendapat bantuan Paket Pangan berupa sembako.
Adapun bantuan Paket pangan persembahan dari kitabisa.com tersebut masing-masing berisi 15 kg beras, 5 kaleng sarden, 2 liter minyak goreng, 2 kg Gula, 1 kaleng biskuit, kecap, teh dan garam.
Bersama para relawan yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) aksi berbagi paket pangan disambut antusias oleh warga Dusun Kedung Buweng, Bantul.
Atun (45) misalnya, salah satu warga terdampak yang juga kehilangan Ibunya atas bencana yang menimpa dua bulan lalu itu menyampaikan syukur atas bantuan yang datang silih berganti membantu sekeluarga.
"Semenjak bencana longsor kebutuhan sehari-hari hanya bergantung dari bantuan, apalagi ini sudah menjelang ramadhan kebutuhan pokok pasti meningkat,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Cabang ACT DIY, Bagus Suryanto menyampaikan hadirnya bantuan paket pangan menjelang Ramadan ini harapannya agar warga korban longsor bisa meyambut Ramadan dengan bahagia dengan terpenuhinya kebutuhan pokok mereka.
"Bantuan paket pangan ini merupakan salah satu wujud kepedulian kita bersama untuk membantu saudara-saudara kita yang kini masih dalam kesusahan, semoga masyarakat bisa menikmati seiring hadirnya bulan suci Ramadan yang kita nanti-nantikan," pungkas Bagus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja terbaru 23 Mei 2026. Tarif Rp8.000, rute Palur–Tugu, cocok untuk komuter dan wisata.
Normalisasi sungai di Jogja terhambat pemangkasan anggaran. BBWSO dan Pemkot andalkan kolaborasi untuk tangani Kali Code.
Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Phil Foden dan Cole Palmer tak masuk, ini daftar lengkap 26 pemain pilihan Tuchel.
Pemadaman listrik massal di Sumatera picu keluhan warga. PLN akui gangguan sistem, namun pelanggan soroti minimnya respons.
DPRD DIY ungkap persoalan serius perfilman Jogja, dari perizinan hingga perlindungan pekerja. Raperda disiapkan untuk menata industri.