Program MBG di Gunungkidul Resmi Dihentikan Sementara, Ini Alasannya
Program Makan Bergizi Gratis di Gunungkidul dihentikan sementara selama libur sekolah, layanan kembali aktif 13 Juli 2026.
Ilustrasi pelayanan administrasi kependudukan.Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gunungkidul menerapkan tanda tangan elektronik untuk layanan akta dan kartu keluarga. Diharapkan dengan inovasi digital ini dapat meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Salah satunya, akses terhadap dua layanan lebih cepat dan mudah sehingga proses pengurusan tidak membutuhkan waktu yang lama.
Kepala Disdukcapil Gunungkidul, Markus Tri Munarjo, mengatakan terobosan tanda tangan elektronik sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri No.7/2019 tentang Pelayanan Administrasi Kependudukan secara Daring. Di dalam aturan ini diinstruksikan untuk membuat terobosan sehingga layanan kepada masyarakat dapat meningkat. “Tahun ini masih sebatas uji coba. Rencannanya tahun depan diterapkan secara menyeluruh,” kata Markus kepada wartawan, Kamis (2/5/2019).
Dia menjelaskan tanda tangan digital dijamin keabsahan dan keaslian dokumen yang diurus. Untuk sementara, program digitalisasi baru sebatas layanan akta dan kartu keluarga, tetapi ke depan semua dokumen kependudukan dibuat sama. Menurut Markus, tanda tangan elektronik bukan layaknya tanda tangan pada umumnya. Bentuk dari tanda tangan tersebut berupa barcode yang kerahasiaan dan keamanannya telah terjamin oleh Balai Sertifikasi Elektronik dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). “Akan mempermudah masyarakat dalam pengurusan administrasi kependudukan. Misalnya saat saya tugas di luar, pelayanan tetap jalan karena bisa diselesaikan melalui aplikasi ini sehingga warga tidak harus menunggu lama,” katanya.
Kepala Bidang Data Kependudukan Disdukcapil Gunungkidul, Arisandy Purba, mengatakan dengan penerapan program digitalisasi ini tidak ada tanda tangan basah dan cap dari kepala dinas. Sebagai gantinya terdapat barcode yang telah disahkan oleh instansi terkait. “Ini masih baru dan mudah-mudahan uji coba berjalan lancar,” katanya.
Menurut dia program ini baru berlaku di 10 kecamatan karena penerapan menyeluruh membutuhkan dukungan fasilitas seperti perangkat print laser yang memadai hingga komponen lain yang harus digunakan dalam menunjang aplikasi dalam sistem ini. “Kami akan mengevaluasi uji coba sehingga saat diterapkan secara penuh dapat berjalan optimal,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program Makan Bergizi Gratis di Gunungkidul dihentikan sementara selama libur sekolah, layanan kembali aktif 13 Juli 2026.
Penandatanganan itu menandai resminya pembukaan pelayanan keimigrasian di MPP Klaten.
Michael Olise mencetak lima assist di Piala Dunia 2026 dan menyamai rekor legenda dunia. Ia kini hanya berjarak satu assist dari Pele.
Event yang digelar di kawasan wisata Bukit Cinta Watu Prahu, Desa Gununggajah, Kecamatan Bayat itu menjadi momentum penting mengenalkan potensi geowisata.
Yamaha resmi tunjuk Jorge Martín dan Ai Ogura sebagai pebalap tim pabrikan MotoGP 2027-2028. Duet juara dunia dan bakat muda ini siap hadapi era baru.
SDN Kokap Kulonprogo mendapat dana APBN Rp2,1 miliar untuk relokasi sekolah terdampak pergerakan tanah. Bangunan baru ditargetkan siap Oktober 2026.