Hari Pertama Bulan Tertib Jalan, Satpol PP DIY Bongkar Ratusan Reklame Ilegal
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Pengunjung menyusuri wilayah luar Gua Kiskendo sebelum masuk ke mulut gua di Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Jumat (24/5/2019).- Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, KULONPROGO—Gua Kiskendo yang menjadi salah satu objek wisata andalan Kulonprogo akan menyiapkan suguhan hiburan berupa kesenian di libur lebaran nanti. Saat libur Lebaran, diperkirakan jumlah pengunjung berlimpah.
Salah satu pengelola dan penjaga Kiskendo, Adi Slamet, mengatakan saat libur Lebaran, pengunjung bisa sampai 400an orang sedangkan di hari biasa hanya 100 orang saja. Kini, pengunjung objek wisata Kiskendo banyak yang datang secara rombongan dengan membawa bus.
Tidak hanya dijadikan objek wisata budaya dan religi dengan menyusuri gua saja, pengunjung juga bisa berkemah dan kegiatan luar ruang di sekitaran gua. “Di libur Lebaran akan digelar hiburan tari angguk, kuda lumping dan sendratari Sugriwa Subali,” paparnya kepada Harian Jogja, Jumat (24/5/2019).
Di bulan puasa, Adi mengatakan jumlah pengunjung sekitar 15 orang saja yang datang sedangkan di saat akhir pekan bulan puasa sampai 50 orang. Area Gua Kiskendo yang sampai 4,5 hektare itu kini dikelola oleh Dinas Pariwisata Kulonprogo sejak 2015. Gua tersebut terkenal dengan wisata religi dan sering digunakan orang-orang untuk pertapaan.
Kiskendo menyimpan cerita pertempuran hebat antara Sugriwa dan Subali. Keduanya merupakan tokoh pewayangan yang sampai sekarang masih dilestarikan melalui tampilan sendratari. “Tiap tiga bulan sekali ditampilkan sendratari Sugriwa Subali. Di tiap-tiap sisi luar gua juga ada reliefnya yang menampilkan tokoh Sugriwa Subali,” papar Adi.
Gua yang terletak di Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo itu diperkirakan ditemukan pada 1820. Lalu pada 1974 dilakukan pemugaran untuk wisata susur gua. Di 2015 kemudian dikelola Dinas Pariwisata Kulonprogo.
Salah satu pengunjung, Annisa Amalia, mengungkapkan salah satu alasan dirinya tertarik berkunjung ke Kiskendo karena adanya nilai sejarah. Selain itu, di Jatimulyo tidak hanya ada Kiskendo tetapi ada daya tarik wisata lain yang membuatnya berkunjung.
“Tidak hanya ke Kiskendo. Dari sini [Kiskendo] ke air terjun Kedung Pedut, Kembang Soka, atau Sungai Mudal yang tergolong dekat,” tuturnya. Annisa datang bersama keluarganya dan baru pertama kali datang ke Kiskendo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Veda Ega Pratama gagal lolos Q2 Moto3 Catalunya 2026 dan akan memulai balapan dari posisi ke-21 di Barcelona.
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.
Pendaki asal Riau patah tulang saat mendaki Gunung Rinjani. Tim TNGR dan EMHC lakukan evakuasi di jalur Pelawangan Sembalun.
DPP Gunungkidul menyiapkan strategi antisipasi gagal panen saat musim kemarau dengan percepatan tanam dan benih padi umur pendek