Gerak Cepat Pemkab Klaten Pulihkan Pasar Bayat Pascakebakaran
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
Camat Pandak, Kusmardiono (kiri) bersama Sekretaris Daerah Bantul, Helmi Jamharis (dua dari kiri) menunjukan salah satu produk unggulan dalam Pandak Expo, beberapa waktu lalu. /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Kecamatan Pandak yang berlokasi di barat daya dari pusat Kota Bantul tak memiliki pantai maupun pegunungan yang bisa menjadi daya tarik wisatawan. Untuk mendongkrak kemakmuran masyarakat, wilayah ini mengandalkan industri kerajinan, budaya, kuliner olahan hasil pertanian, serta suasana khas perdesaan sebagai produk unggulan.
Beberapa industri dan kerajinan yang banyak dikunjungi wisatawan saat liburan yakni sentra batik di Desa Wijirejo. Hampir semua rumah di desa tersebut merupakan sentra perajin batik seperti di Dusun Bargan, Ngeblak, Pijenan, Kauman dan Gesikan. Kebanyakan dari perajin memproduksi batik tulis, batik cap, dan batik kombinasi dengan berbagai motif. Bahkan batik yang dihasilkan perajin dari Wijirejo banyak ekspor ke luar negeri.
Wisatawan yang berkunjung dapat berbelanja batik sekaligus menyaksikan bahkan terlibat langsung dalam pembuatan batik. Selain perajin di rumah-rumah, ada juga showroom batik hasil karya perajin yang berlokasi di Dusun Bergan, Desa Wijirejo.
“Selain menjadi sentra batik, Wijirejo mempunyai produk unggulan lainnya seperti tanaman padi organik dan sentra emping melinjo yang ada di Dusun Gedongsari,” kata Camat Pandak, Kusmardiono, Kamis (30/5/2019).
Kusmardiyono mengatakan selain di Desa Wijorejo, sentra batik tulis ada di Desa Triharjo, tepatnya di Dusun Jaten, Gunting, dan Tirto. Namun Triharjo lebih dikenal sebagai pusat kerajinan bunga kering, kerajinan batok kelapa, dan aksesori dari kain perca. Desa sebelahnya yakni Desa Caturharjo memiliki kerajinan berbahan enceng gondok dan rotan.
Selain kerajinan dan kuliner, di Pandak terdapat potensi seni dan budaya serta situs sejarah. Berbagai kesenian seperti jatilan, reog, karawitan, macapat, ketoprak dan campursari berkembang di empat desa di Pandak. Bahkan grup kesenian yang dibentuk sejak 1980 an sampai saat ini masih eksis. Salah satu kelompok yang tetap lestari yakni Ngesti Tunggal di Jetis Bajang, Daleman, Desa Gilangharjo yang berdiri pada 1985. Di Desa Gilangharjo juga dikenal sebagai sentra industri logam dan pandai besi alat pertanian.
Kusmardiyono mengatakan berbagai potensi yang ada setiap tahun dipertunjukkan dalam sebuah acara besar berupa Pandak Expo yang sudah berjalan lima tahun. Terakhir digelar pada akhir April lalu. Pandak Expo merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan potensi tiap desa di wilayah Pandak serta untuk meningkatkan perekonomian warga.
Pemerintah Kecamatan Pandak juga mendampingi dan memberikan pelatihan kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk terus meningkatkan usahanya. “Tidak hanya pelatihan kami juga memfasilitasi pelaku usaha untuk mengantongi Izin Usaha Mikro Kecil,” kata Kusmardiyono. Tahun ini Kecamatan Pandak menargetkan 2.000 IUMK bisa terbit. Sejak Januari-Mei ini baru 515 IUMK yang diterbitkan. “IUMK ini penting untuk kepastian berusaha, kemudahan akses pembiayaan, fungsi pendampingan, dan pemberdayaan dari pemerintah,” tegas Kusmardiyono.
Sekretaris Kecamatan Pandak, Husin Bahri, menambahkan Pandak memiliki tradisi upacara adat berupa nyadran di Desa Wijirejo sebelum masuk puasa setiap tahunnya. Tradisi tersebut merupakan upacara permohonan kepada Tuhan agar para leluhur terutama Syekh Panembahan Bodho diampuni semua dosa-dosanya dan masyarakat diberi keselamatan dan rezeki. “Acara digelar di Bangsal Panembahan Bodho di kompleks Makam Sewu, Dusun Gesikan, Wijirejo,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
RSUD Panembahan Senopati Bantul meluncurkan Si Banter untuk mempermudah pembayaran tagihan rumah sakit melalui digitalisasi dan QRIS.
Prabowo menyebut Indonesia menghabiskan hingga Rp535 triliun per tahun untuk impor BBM. Pemerintah mendorong kendaraan listrik dan EBT.
Cek desil bansos 2026 lewat HP menggunakan NIK. Kenali 5 desil prioritas PKH, BPNT, Sembako, dan BLT Kesra Rp900.000.
Bali United kalah 1-2 dari Sabah FC pada laga pramusim Dewata Challenge Series 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Sekjen parpol koalisi pemerintah berkumpul di rumah Sugiono. Pertemuan diisi silaturahmi dan refleksi menjelang 17 Agustus.