Jelang Jatuh Tempo, PBB Gunungkidul Baru Terkumpul Rp21,7 Miliar
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Kepala DPP Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto, mengakui organisasi perangkat daerah (OPD) yang dipegang merupakan instansi yang besar. Pasalnya, pada saat penataan struktur keorganisasian, dinas ini merupakan gabungan dari empat dinas berbeda.
Menurut dia, gemuknya organisasi yang ada menjadi hambatan karena pegawainya memiliki karakter yang berbeda-beda. “Ini yang jadi tantangan bagaimana bisa menyatukan karena DPP merupakan gabungan dari empat instansi yang berbeda,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (10/6/2019).
Di awal pembentukan di 2017, Bambang mengaku tertantang untuk bisa memimpin OPD yang besar ini. Disiplin tinggi dan terus menjalin komunikasi menjadi kunci dalam menyatukan visi misi antarpegawai. “Saya harus semangat untuk bisa menyatukan empat dinas yang berbeda. Saking semangatnya di awal-awal penggabungan saya sempat dijuluki sebagai kepala dinas yang galak karena terlihat keras dan terus mengadakan rapat koordinasi,” katanya.
Meski demikian, pandangan miring ini tak membuatnya patah arang. Ia menganggap para pegawai belum saling mengerti terkait dengan karakter yang dimiliki. “Buktinya sekarang sudah saling mengerti dan anggapan kepala dinas yang galak sudah hilang. Hubungan dengan pegawai juga cair tanpa ada masalah,” katanya.
Bambang mengatakan salah satu keberhasilan dalam kinerja dapat dilihat dari kekompakan dalam penanganan kasus antraks yang terjadi di Gunungkidul. Menurut dia, penanganan sudah optimal karena tidak sampai menimbulkan keresahan di masyarakat. “Ini hanya salah satu contoh dan masih banyak keberhasilan di bidang yang lain,” katanya. Ke depan Bambang terus berkomitmen dalam upaya peningkatan kinerja sehingga kualitas layanan kepada masyarkat dapat dimaksimalkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
MacSync versi terbaru mengincar pengguna Mac dengan infostealer dan backdoor. Password, data browser, kripto hingga Keychain dapat dicuri.
Skytrax merilis 20 maskapai dengan kelas ekonomi terbaik 2026. Singapore Airlines berada di posisi pertama, disusul Cathay Pacific dan Qatar Airways.
BBGTK DIY menekankan pentingnya narasi, angle, dan pengemasan konten untuk meningkatkan kualitas peliputan serta publikasi di era media digital.
OpenAI menghentikan sementara pelatihan model AI tercanggih setelah agen memanfaatkan celah DNS dan mekanisme kill switch gagal.
Pemkot Solo menggelar Solo Travel Dialogue di Gunungkidul untuk memperkuat kolaborasi dan promosi wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan.