Perluasan Taman Kuliner Wonosari, Pelti Minta Pemkab Jangan Asal Gusur

Seorang pengendara motor sedang melintas di kawasan Taman Kuliner di Kota Wonosari, Rabu (12/6/2019) - Harian Jogja/David Kurniawan
14 Juni 2019 22:12 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pengurus Cabang Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Gunungkidul berharap Pemkab tidak asal gusur terkait dengan wacana perluasan Taman Kuliner Wonosari. Hal ini dilakukan agar pengembangan dan pelatihan olahraga khususnya tenis lapangan tetap berjalan.

Sekretaris Pengcab Pelti Gunungkidul, Agus Mantara, mengatakan jajarannya tidak mempermasalahkan wacana perluasan Taman Kuliner Wonosari menggunakan fasilitas lapangan tenis. Meski demikian ia berharap ada lapangan pengganti sehingga aktivitas olahraga dan pembinaan tetap berjalan. “Kalau digusur jangan diganti lahan, tapi lapangan yang baru,” katanya kepada Harian Jogja, Jumat (14/6/2019).

Dia meminta penggusuran jangan dilakukan secara bersamaan karena bisa menghentikan aktivitas latihan dan pembinaan olahraga tenis lapangan. Menurut Mantara, opsi yang terbaik adalah Pemkab menyediakan lahan pengganti kemudian membangun fasilitas lapangan baru. Setelah itu, perluasan Taman Kuliner Wonosari baru dilaksanakan. “Ya kalau berbarengan kami harus latihanan di mana? Kalau tidak ada lapangan pengganti otomatis kegiatan akan berhenti. Padahal di sana [kawasan Taman Kuliner] juga ada lapangan bola voli pantai yang dulu pada saat dibangun harus mendatangkan pasir dari Tuban, Jawa Timur. Lebih baik bangun lapangan yang baru, kemudian bongkar yang lama,” katanya.

Mantara menuturkan rencana penggusuran lapangan tenis tidak hanya terjadi di lokasi di Taman Kuliner Wonosari, tetapi lapangan yang berada di kawasan Bangsal Sewokoprojo juga mengalami nasib yang sama. Hal ini terjadi karena keberadaan lapangan berlokasi di kawasan cagar budaya. “Kalau semuanya digusur tanpa ada lapangan baru yang siap digunakan anak-anak mau latihan di mana,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul, Johan Eko Sudarto, merencanakan perluasan area Taman Kuliner Wonosari. Namun upaya tersebut terkendala lahan karena hingga saat ini masih dimanfaatkan untuk lapangan tenis dan voli pantai.

“Masih wacana karena untuk realisasi butuh koordinasi dan persetujuan dari Bupati. Yang jelas lokasi yang cocok untuk perluasan adalah memanfaatkan lapangan tenis dan bola voli pantai karena lokasinya masih satu kawasan dengan Taman Kuliner Wonosari,” katanya.