Perluasan Taman Kuliner di Gunungkidul Terganjal Lahan

Seorang pengendara motor sedang melintas di kawasan Taman Kuliner di Kota Wonosari, Rabu (12/6/2019) - Harian Jogja/David Kurniawan
12 Juni 2019 23:37 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul mengklaim Taman Kuliner di Kota Wonosari berhasil menjadi pusat ekonomi baru. Keberhasilan ini membuat area taman bakal diperluas. Namun demkian, upaya ini butuh proses karena lahan yang ada masih digunakan untuk lapangan tenis dan voli pantai.

Kepala Disperindag Gunungkidul, Johan Eko Sudarto mengatakan, keberadaan Taman Kuliner sudah menjadi ikon di Kota Wonosari serta menjadi pusat ekonomi baru. Pasalnya, di lokasi ini tidak hanya menjadi tempat nongkrong masyarakat, tapi juga geliat roda ekonomi juga berjalan. “Setiap sore dan malam banyak masyarakat yang berkumpul di sana sehingga roda ekonomi berputar,” kata Johan kepada Harianjogja.com, Rabu (12/6/2019).

Menurut dia, geliat ekonomi di Taman Kuliner memiliki prospek bisnis yang baik. Oleh karenanya, Johan mengaku memiliki rencana memperluas area di kawasan tersebut. “Sudah dalam perencanaan dan kami ingin lokasi lapangan tenis dan voli pantai bisa menjadi bagian dari taman kuliner,” ungkapnya.

Meski sudah memiliki rencana terkait dengan perluasan, namun Johan menyadari bahwa pelaksanaan membutuhkan proses. Salah satunya menyangkut masalah keberadaan aset lapangan voli dan tenis yang sampai sekarang masih menjadi milik disdikpora. “Ini butuh koordinasi dan keputusan dari bupati agar wacana perluasan bisa direalisasikan,” tutur mantan Camat Ponjong ini.

Dia menyakini apabila Taman Kuliner bisa diperluas maka dapat berdampak signifikan terhadap geliat ekonomi. Selain menambah variasi menu pilihan bagi pengunjung, rencana perluasan juga bagian dari upaya untuk terus meramaikan kawasan tersebut.