MI YAPPI Natah Gunungkidul Dibakar, Polisi Temukan Botol Berisi Solar
ksi pembakaran sekolah oleh orang tak dikenal terjadi di Madrasah Ibtidaiyah YAPPI di Kalurahan Natah, Nglipar. Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Nglipar.
Seorang pengendara motor sedang melintas di kawasan Taman Kuliner di Kota Wonosari, Rabu (12/6/2019)/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul mengklaim Taman Kuliner di Kota Wonosari berhasil menjadi pusat ekonomi baru. Keberhasilan ini membuat area taman bakal diperluas. Namun demkian, upaya ini butuh proses karena lahan yang ada masih digunakan untuk lapangan tenis dan voli pantai.
Kepala Disperindag Gunungkidul, Johan Eko Sudarto mengatakan, keberadaan Taman Kuliner sudah menjadi ikon di Kota Wonosari serta menjadi pusat ekonomi baru. Pasalnya, di lokasi ini tidak hanya menjadi tempat nongkrong masyarakat, tapi juga geliat roda ekonomi juga berjalan. “Setiap sore dan malam banyak masyarakat yang berkumpul di sana sehingga roda ekonomi berputar,” kata Johan kepada Harianjogja.com, Rabu (12/6/2019).
Menurut dia, geliat ekonomi di Taman Kuliner memiliki prospek bisnis yang baik. Oleh karenanya, Johan mengaku memiliki rencana memperluas area di kawasan tersebut. “Sudah dalam perencanaan dan kami ingin lokasi lapangan tenis dan voli pantai bisa menjadi bagian dari taman kuliner,” ungkapnya.
Meski sudah memiliki rencana terkait dengan perluasan, namun Johan menyadari bahwa pelaksanaan membutuhkan proses. Salah satunya menyangkut masalah keberadaan aset lapangan voli dan tenis yang sampai sekarang masih menjadi milik disdikpora. “Ini butuh koordinasi dan keputusan dari bupati agar wacana perluasan bisa direalisasikan,” tutur mantan Camat Ponjong ini.
Dia menyakini apabila Taman Kuliner bisa diperluas maka dapat berdampak signifikan terhadap geliat ekonomi. Selain menambah variasi menu pilihan bagi pengunjung, rencana perluasan juga bagian dari upaya untuk terus meramaikan kawasan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
ksi pembakaran sekolah oleh orang tak dikenal terjadi di Madrasah Ibtidaiyah YAPPI di Kalurahan Natah, Nglipar. Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Nglipar.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta menuju Palur lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Komdigi menyalurkan Starlink ke Nagekeo untuk menjaga konektivitas posko bencana dan fasilitas kesehatan pascagempa NTT.
Prabowo meminta edukasi bahaya karhutla diperkuat hingga masyarakat bawah. Pemerintah juga menyiapkan alat berat untuk buka lahan tanpa membakar.
OMC di kawasan IKN dimulai dengan penyemaian 800 kg garam untuk memicu hujan dan menambah cadangan air di tengah musim kemarau.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap Yogyakarta-Palur di sini.