Advertisement
Asyik! Akan Ada Festival Angkringan di Taman Kuliner
Advertisement
[caption id="attachment_404408" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/05/08/asyik-akan-ada-festival-angkringan-di-taman-kuliner-404407/angkringan-ilustrasi-may" rel="attachment wp-att-404408">http://images.harianjogja.com/2013/05/angkringan-ilustrasi-May-370x305.jpg" alt="" width="370" height="305" /> Foto Ilustrasi Angkringan
JIBI/Harian Jogja/May[/caption]
SLEMAN-Pemerintah Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman akan menggelar festival angkringan pada hari Sabtu (11/5) mendatang di Taman Kuliner Desa Condongcatur. Festival yang mengangkat tema Festival Kuliner Angkringan Grebek Gajah Wong ini akan diikuti 40 pemilik usaha angkringan.
Advertisement
Peserta festival ini masih akan diutamakan bagi mereka yang berdomisili di Kecamatan Depok. Selain festival angkringan ini, panitia juga menyelenggarakan eksebisi dengan peserta 10 penjual angkringan yang telah menembus level hotel.
Camat Depok, Krido Suprayitno mengatakan, penyelenggaraan acara dimaksudkan sebagai bentuk edukasi bagi pelaku usaha mikro kecil dan angkringan. Diharapkan dalam ajang ini banyak penjual angkringan bisa mendapatkan ilmu agar angkringannya bisa lebih menarik.
"Peserta festival adalah anggota binaan kami sejak satu tahun terakhir ini. Mereka nantinya akan dinilai dengan standar, antara lain penyajian menarik, layanan bagus, keunikan menu dan higienitas," kata Krido di Humas Setda Sleman, Rabu (8/5).
Festival ini akan dimulai pukul 16.00. Kegiatan diawali penilaian dewan juri yang berasal dari kalangan akademisi dari perguruan tinggi Tarakanita ke stan masing-masing peserta. Selanjutnya, pukul 19.30 diadakan bebakaran ikan lele serentak semua peserta. Dilanjutkan dengan makan gratis bagi seluruh pengunjung yang dibatasi sampai pukul 22.00.
Mendukung angkringan gratis ini, Pemerintah Kecamatan Depok memberi alokasi dana Rp 400 ribu kepada tiap peserta. Selepas pukul 22.00, penjual diperbolehkan menjual dagangan sampai pagi hari berikutnya.
Sepanjang malam, pengunjung akan dihibur berbagai atraksi kesenian yang dikemas dalam Akulturasi Gelar Budaya Nusantara. Peserta antara lain delegasi dari Timor Leste, Jawa Barat, Gorontalo, dan Papua. Selain itu juga ada pertunjukan wayang yang menampilkan dalang Ki Bambang Harjanto dan Ki Wisnu Gito Saputro.
Krido menambahkan, dipilihnya festival angkringan lantaran jenis usaha ini berkembang sangat pesat. Saat ini di wilayah Kecamatan Depok ada sekitar 28.000 unit angkringan, yakni di Desa Caturtunggal sebanyak 15.000 pelaku usaha, di Desa Condongcatur sebanyak 9.000 pelaku usaha dan sisanya di Desa Maguwoharjo 4.000 pelaku usaha.
"Kami pilih lokasi di Taman Kuliner dengan harapan kawasan itu bisa jadi sentra usaha angkringan, sekaligus rest area. Melalui festival ini ditargetkan 5 pemenang bisa menempati kios yang ada di sana nantinya," jelas Krido.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja 29 Maret, Cek Waktu Berangkat
- Akses Tol Jogja-Solo GT Purwomartani Ditutup Sementara, Ini Alasannya
- Jadwal KRL Jogja-Solo Hari Ini, Minggu 29 Maret 2026: Tarif Rp8.000
- Jadwal KRL Solo ke Jogja Hari Ini, Minggu 29 Maret 2026
- Rumah Warga Pandes Bantul Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp80 Juta
Advertisement
Advertisement




