Penemuan 11 Bayi di Pakem Jadi Alarm Pengawasan
Bupati Sleman Harda Kiswaya instruksikan evaluasi total perizinan daycare dan pengasuhan anak seusai penemuan 11 bayi di Pakem. Simak kelanjutan kasusnya di sin
Ibadah haji oleh jemaah haji - Foto ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Keberangkatan jemaah haji asal Sleman pada 2026 dipastikan belum terdampak situasi geopolitik di Timur Tengah dan tetap berjalan sesuai rencana.
Kepastian ini disampaikan oleh Kementerian Agama Kabupaten Sleman yang menyebut seluruh langkah mitigasi telah dilakukan oleh pemerintah pusat.
Kepala Seksi Pelayanan dan Fasilitasi Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kankemenag Sleman, Minanur Rahman, mengatakan hingga saat ini tidak ada kendala berarti dalam persiapan keberangkatan.
“Belum ada kendala dan semoga tidak ada, karena sudah dimitigasi dari tim Kemenag pusat. Namun, kami masih menunggu perkembangan eskalasi situasi di Timur Tengah,” kata Rahman, Minggu (29/3/2026).
Terkait kemungkinan perubahan jika konflik meningkat, pihak daerah menegaskan akan mengikuti arahan pemerintah pusat.
“Keputusan menunggu pusat, kami tidak berani berspekulasi,” tegas Rahman.
Jumlah Jemaah dan Jadwal Keberangkatan
Sebanyak 1.650 jemaah haji asal Sleman siap diberangkatkan dalam lima kelompok terbang (kloter).
Empat kloter di antaranya diisi penuh oleh jemaah Sleman, sementara satu kloter lainnya merupakan gabungan dengan daerah lain di DIY dan Jawa Tengah.
Keberangkatan menuju Bandara Yogyakarta International Airport dijadwalkan mulai 22 April 2026 tanpa perubahan.
Kesiapan Jemaah Sudah Rampung
Seluruh tahapan persiapan jemaah telah diselesaikan, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga pengurusan visa keberangkatan.
“Semua sudah siap, dari cek kesehatan sampai visa untuk keberangkatan,” ujar Rahman.
Dengan kondisi tersebut, jemaah kini tinggal menunggu jadwal keberangkatan sambil tetap memantau perkembangan situasi global.
Kepastian ini menjadi kabar positif bagi calon jemaah, mengingat pelaksanaan ibadah haji tetap berjalan normal meski dinamika global masih berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Harda Kiswaya instruksikan evaluasi total perizinan daycare dan pengasuhan anak seusai penemuan 11 bayi di Pakem. Simak kelanjutan kasusnya di sin
Jadwal KA Bandara YIA Xpress hari ini tersedia dari pagi hingga malam, rute langsung Tugu ke YIA tanpa transit.
BMKG mengungkap pengaruh MJO yang memicu cuaca panas, gerah, lalu hujan lebat mendadak di berbagai wilayah Indonesia.
Presiden Prabowo menyerahkan simbolis pesawat Rafale, Falcon 8X, dan A400M kepada TNI AU di Halim Perdanakusuma.
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Tanggal 18 Mei memperingati Hari Kearsipan Nasional, Hari Museum Internasional, Hari Vaksin AIDS Sedunia, hingga Hari Biola Sedunia.