Guru SD di Kulonprogo Wafat Saat Jalani Ibadah Haji
Jemaah haji Kulonprogo Ngadikin wafat di Makkah usai sesak napas saat umrah sunah, dimakamkan di Tanah Suci.
Yogyakarta International Airport (YIA) menjadi satu-satunya bandara bertaraf internasional untuk wilayah DIY dan Jawa Tengah. Tampak sejumlah pengguna bersiap memasuki Bandara YIA di Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta, belum lama ini.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Tren pergerakan penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport terus meningkat signifikan menjelang akhir periode angkutan Lebaran 2026, dengan Minggu (29/3/2026) diprediksi sebagai puncak arus balik.
Jumlah penumpang pada hari ini diproyeksikan mencapai 17.076 orang, baik untuk kedatangan maupun keberangkatan, disertai lonjakan pergerakan pesawat.
Branch Communication and CSR Department Head Bandara YIA, Anita Herawati, menyampaikan bahwa peningkatan ini sejalan dengan prediksi puncak arus balik.
"Jumlah penumpang pada hari ini diprediksikan mencapai 17.076 orang dengan total 105 pergerakan pesawat. Kami memperkirakan hari ini memang menjadi titik puncak arus balik di Bandara YIA," ujar Anita dalam keterangannya, Minggu (29/3/2026).
Data operasional menunjukkan pada Sabtu (28/3/2026), Bandara YIA melayani 15.762 penumpang dengan 94 pergerakan pesawat.
Secara kumulatif selama periode Posko Lebaran, total penumpang telah mencapai 234.312 orang dengan 1.528 penerbangan.
Jika dibandingkan periode sebelumnya, terjadi pertumbuhan sebesar 5 persen pada jumlah penumpang dan 6 persen pada pergerakan pesawat. Tingginya minat masyarakat juga terlihat dari realisasi penerbangan tambahan (extra flight).
"Rekapitulasi extra flight sudah mencapai 186 penerbangan, atau sekitar 90 persen dari rencana awal. Ini menunjukkan betapa tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat," lanjut Anita.
Tingkat keterisian kursi (load factor) tercatat sangat tinggi, yakni 89 persen secara harian dan 83 persen secara kumulatif.
Rute menuju Jakarta masih menjadi yang paling diminati, disusul Balikpapan, Makassar, Denpasar, dan Pekanbaru.
Manajemen Bandara YIA memastikan seluruh fasilitas operasional dalam kondisi optimal untuk menghadapi lonjakan penumpang.
Koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat guna menjaga keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa.
"Layanan dan fasilitas di Bandara YIA dipastikan dalam kondisi optimal dengan dukungan seluruh stakeholder," jelas Anita.
Di sisi lain, arus penumpang kereta juga mengalami peningkatan. Manajer Humas KAI Daop VI Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyebutkan sebanyak 889 penumpang berangkat dari Stasiun Wates, sementara 746 penumpang tiba pada hari yang sama.
Jumlah tersebut menjadikan Stasiun Wates sebagai salah satu titik dengan trafik tinggi di wilayah Daop VI Yogyakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jemaah haji Kulonprogo Ngadikin wafat di Makkah usai sesak napas saat umrah sunah, dimakamkan di Tanah Suci.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.